Reminder

"Beri aku pelajaran TERSULIT, aku akan BELAJAR" Maryamah Karpov

Wajahku sujud kepada Allah yang menciptakannya, dan yang membuka pendengaran dan penglihatannya

Dengan daya dan kekuatan dari-Nya, maka Maha Suci Allah, Sebaik-baik pencipta

(Tilawah Sajadah)

Saturday, October 31, 2020

Cerdas Emosional dan Spiritual Hari Ke-3; Shalat Berjamaah

                            Shalat Berjamaah di Rumah

Zona 3. Family Project #3 Anne & Ayah Sahabat Terbaik keluarga

Perencanaan

Shalat dzuhur kali ini, kami mengadakan shalat berjamaah di rumah. Biasanya bareng Ayah, namun karena Ayah shalat di Masjid maka Anne mengajak anak-anak untuk shalat berjamaah di rumah. 

Nama Project : Shalat Berjamaah Bersama Anne

Project ini bertujuan untuk mengenalkan dan membentuk kebiasaan Mbak Nana dan adik untuk belajar shalat dan mengenal waktu shalat. Khususnya shalat dzuhur, dimana anak-anak sedang seru-serunya bermain. Mereka dapat sejenak beristirahat dari kegiatan bermain dengan kegiatan shalat. Hal ini sekaligus memberikan pengalaman spiritual kepada anak-anak sedini mungkin.

Friday, October 30, 2020

Cerdas Emosional dan Spiritual Hari Ke-2; Muraja'ah Bersama Ayah

 Muraja`ah Bersama Ayah

Zona 3. Family Project #2 Anne & Ayah Sahabat Terbaik keluarga

Sambutan Hangat

Alhamdulillah, hari Selasa usai Ayah mengajar kelas online, Ayah memberi kabar bahwa akan libur panjang mulai hari Rabu-Ahad. Waaah, masya Allah girang sekali anne mendengarnya. Kegirangan yang juga berefek pada anak-anak, sebab itu berarti mereka dapat menghabiskan waktu bersama  Ayah lebih optimal.

Ayah pun dapat lebih lapang melewati beberapa hari ini, sebab biasanya online di depan leptop mulai pukul 08.00 bahkan terdapat hari-hari yang harus mengajar kelas malam hingga pukul 21:00. Alhamdulillah, setidaknya libur panjang beberapa hari ini dapat memberikan jeda dan mengisi amunisi yang cukup sebelum kembali beraktifitas mengajar.

Thursday, October 29, 2020

Cerdas Emosional dan Spiritual Hari Ke-1; Bingkisan Cinta & Senyum di dalam Buku

 Bingkisan Cinta & Senyum di dalam Buku
Zona 3. Opening Family Project #1


Sejenak, Mengurai Isi Kepala 

Taraaa, masya Allah. Welcome back to my blog my fingers, haha. Baiklah pada kesempatan kali ini akhirnya kita tiba pula di Zona 3 petualangan kelas Bunda Sayang. Iyaaaps, makin seru loh tantangannya dan makin bikin kepala kreatif nyari idee. Ide bisa datang dari sudut mana saja, sebab semakin diasah ketrampilan berfikir semakin banyak pula ide yang berdatangan.

Gitu deh akhirnya pada kesempatan kali ini saya memutuskan untuk melanjutkan family project yang sempat tertunda. Kurang lebih hampir dua pekan lamanya, ahahaha. 

Wednesday, October 21, 2020

Pantulan Warna Zona 2. Surat Cinta untuk Anakku Mbak Nana & Adek Rayyan

Teruntuk Buah Hatiku 
Najma Abqariyyah & Rayyan Mohannad


Bismillahirrahmanirrakhim...

Assalamulaikum Mbak Nana dan Adik, anak-anak anne dan ayah yang sangat anne sayangi karena Allah. Pada kesempatan kali ini izinkanlah anne menulis sebuah catatan yang agak berbeda dari biasanya. Menulis sesuatu yang belum bisa kalian baca hari ini, namun semoga menjadi bekal kalian melarung waktu dan kerasnya hari-hari, menjadi bekal teman kalian saat hati gelisah, menjadi penguat hati hingga kalian mampu berdiri di atas pendirian yang teguh, keberanian dalam kebenaran, dan senantiasa rendah hati dalam kebajikan. 

Monday, October 19, 2020

Mengeja Makna Bersama Kampung Komunitas Ibu Profesional Depok

 Catatan Aliran Rasa Malam Parade Karya Rumbel
#Ibu Profesional Depok 2020


Tidak ada yang sia-sia dari keputusan yang sudah kita ambil insya Allah. Termasuk salah satu diantara keputusan itu adalah memilih bergabung dalam rumah Kampung Komunitas, sebagai salah satu komponen yang ada di Ibu Profesional. Maka selama beberapa kurun waktu/bulan lamanya, hari-hari saya dan anak-anak dipenuhi dengan tugas-tugas yang menggembirakan bersama kampung komunitas Depok.

Thursday, October 15, 2020

Melatih Kemandirian Anak Hari Ke-15; Aku Bisa Memakai Sandal Sendiri

  Aku Bisa Memakai Sandal Sendiri
Zona 2. Melatih Kemandirian Anak #15


Alhamdulillah, hari ini adalah hari ke-15 ditantangan Zona #2 melatih kemandirian anak, masya Allah. Saya merasa mendapatkan banyak manfaat dari program kelas Bunda Sayang ini dengan menuliskan laporan setiap malam selama 15 hari setiap zonanya. Pertama tak hanya dapat memantau perkembangan anak dan menuliskan capaian di laporan harian, namun juga menjadi lebih tersusun dan terarah materinya sehingga dapat melakukan fokus pengamatan.

Ibu Berkarya dan Berdaya dengen Menulis #SemestaKaryaIIP2020

Ibu Berkarya dan Berdaya dengan Menulis

Catatan Jurnal Refleksi Gugus Bintang Penjelajah
#SemestaKaryaIIP2020



Bismillahirrahmanirrahim...

Alhamdulillah tepat saat adzan subuh berkumandang, sembari menanti waktu shalat. Saya duduk membuka PC dan akan kembali mengetik. Pada kesempatan kali ini adalah menuliskan jurnal refleksi selama mengikuti program Gugus Bintang Penjelajah. Pada kesempatan kali ini, saat diluncurkan program Bintang Penjelajah saya memutuskan untuk bergabung. Disana kami dikumpulkan dalam satu wadah platform WAG sesuai dengan rasi bintang yang ditawarkan. Ada beberapa rasi bintang yang bisa dipilih; ide, buku, jurnal, offline dan online.

Wednesday, October 14, 2020

Melatih Kemandirian Anak Hari Ke-14; Aku Berani Mengaji TPA Online Sendiri

 Aku Berani Mengaji TPA Online Sendiri
Zona 2. Melatih Kemandirian Anak #14


Semenjak pandemi kegiatan mengaji TPA sore Mbak Nana beralih menjadi kegiatan mengaji online. Maka setiap pukul 16.00 WIB Mbak Nana bersiap-siap untuk mengaji secara online. Mulanya, Mbak Nana hanya menyimak saja saat kegiatan online berlangsung. Bersuara ketika diminta membaca. Anne pun mendampingi duduk di samping Mbak Nana. Memberinya dorongan dan semangat untuk mau mengeluarkan suara.

Namun kemudian, dari waktu ke waktu 3 minggu terakhir ini pelan-pelan anne mulai mengurangi duduk mendampingi Mbak Nana. Sudah 2 minggu kurang lebih, tidak lagi duduk menemani Mbak Nana mengaji online. Mulanya perlahan-lahan saya mundur dari duduk di samping Mbak Nana, kemudian lama-lama tidak lagi memani Mbak Nana.

Tuesday, October 13, 2020

Melatih Kemandirian Anak Hari Ke-13; Aku Bisa Mengasuh Adik (4)

 Aku Bisa Mengasuh Adik (4)
Zona 2. Melatih Kemandirian Anak #13

Bismillah...selamat datang di hari ke-13 pada zona #2 ini. Semestinya hari ini adalah agenda pengamatan untuk adek. Namun, pada akhirnya saya memutuskan untuk menulis catatan kemandirian yang dicapai Mbak Nana untuk hari ini. Ya, karena ada banyak hal menarik yang bisa saya bagikan.

Monday, October 12, 2020

Melatih Kemandirian Anak Hari Ke-12; Aku Bisa Mengasuh Adik (3)

Aku Bisa Mengasuh Adik (3)
Zona 2. Melatih Kemandirian Anak #12 


Hari ini adalah session ke #3 hari ke-12 peta perjalanan melatih kemandirian Mbak Nana. Tidak terasa terlihat sekali banyak perkembangan positif pada banyak aspek kemandirian yang dicapai oleh Mbak Nana. Tak hanya ketrampilan memakai pakaian yang semakin bagus, ketrampilan mandi sendiri termasuk menggosok gigi, menyabun dan membilas badan, ketrampilan membaca buku sendiri, makan dan minum sendiri, menyiapkan roti seres sendiri, bangun tidur sendiri, ke toilet sendiri, juga yang semakin bagus adalah ketrampilan Mbak Nana dalam mengasuh adik.

Sunday, October 11, 2020

Melatih Kemandirian Anak Hari Ke-11; Aku Bisa Memakain Pakaian Sendiri (3)

 Aku Bisa Memakai Pakaian Sendiri (3)
Zona 2. Melatih Kemandirian Anak #11

Mbak Nana; usai mandi sore dan memakai pakaian sendiri 
tanpa pertolongan anne

Melatih Kemandirian Pada Anak Usia Dini; Aku Bisa Memakai Pakaian Sendiri

Oleh: Evi Marlina

Orang tua manakah yang tidak menginginkan kebahagian dan kesuksesan untuk anak-anaknya? Setiap orang tua tentu mengharapkan kehidupan yang baik lagi berkah untuk buah hatinya. Oleh sebab itu, sudah menjadi fitrah bagi setiap orang tua selalu berupaya untuk melindungi, memperhatikan dan memenuhi kebutuhan anak-anaknya. Hal ini juga merupakan salah satu upaya bagaimana orang tua mengekspresikan rasa cinta dan kasih sayangnya kepada anak-anaknya. 

Saturday, October 10, 2020

Melatih Kemandirian Anak Hari Ke-10; Aku Bisa Memakai Baju Sendiri

 Aku Bisa Memakai Baju Sendiri
Zona 2. Melatih Kemandirian Anak #10

Session 3 hari ke-10
Ketrampilan : Aku Bisa Memakai Baju Sendiri

Hari ini dimulai dengan kegiatan Mbak Nana di pagi hari, yakni rutinitas mandi pagi seblum sarapan. Kegiatan mandi pagi sudah menjadi kebiasaan anak-anak, sebelum memulai aktifitas di siang hari. Seperti biasa, hari ini Mbak Nana mandi pagi tanpa bantuan anne. Sudah lama Mbak Nana menolak bantuan anne ketika mandi. 

"Mbak Nana sudah mandiri," katanya. Okelah, saya pun memberikan kesempatan kepada Mbak Nana untuk belajar mandi dan meyiapkan paginya dengan mandiri.

Tampak senang sekali Mbak Nana menggunakan tiket izin mandi sendiri dari anne. Mbak Nana dapat bermain air yang di isi dengan sabun tanpa ada yang menggesanya. Mbak Nana juga dapat menyikat  gigi dengan leluasa. Tentu saja sepaket dengan kegiatan bermain air bersama adik.

Friday, October 9, 2020

Melatih Kemandirian Anak Hari Ke-9; Aku Bisa Mengasuh Adik (2)

  Aku Bisa Mengasuh Adik (2)
Zona 2. Melatih Kemandirian Anak #9

Pendahuluan

Hubungan antara kakak dan adik memiliki peran yang besar terhadap perkembangan anak. Hubungan ini memberikan kontribusi terhadap perkembangan ini sosial, emosional, moral dan kognitif anak. Secara khusus bahkan saudara kandung memiliki peran yang penting dalam perkembangan bagaimana anak memahami fikiran orang lain, perasaan orang lain, emosi, ucapan dan perilaku orang lain (Howe, 2014).

Thursday, October 8, 2020

Melatih Kemandirian Anak Hari Ke-8; Adik Bisa Makan Sendiri (3)

Adik Bisa Makan Sendiri (3)

Zona 2. Melatih Kemandirian Anak #8

Session 2. Hari ke-8
Ketrampilan: Melatih Kemandirian Makan Sendiri untuk Adik  (20 bulan) 

Ini adalah hari ke-8 saya melatih kemandirian anak-anak di rumah. Dan hari ini adalah hari ke-4 latihan dan pengamatan khusus yang dilakukan untuk adik. Pada kesempatan kali ini saya akan mencatat penemuan berupa ketrampilan kemandirian berupa makan sendiri oleh adik. Yaaps, tak hanya kemaren, hari ini pun di mulai dengan rutinitas sarapan pagi.

Wednesday, October 7, 2020

Melatih Kemandirian Anak Hari Ke-7; Adik Bisa Memakai Sandal

 Adik Bisa Memakai Sandal

Zona 2. Melatih Kemandirian Anak #7

Foto : Dokumen Pribadi

Semenjak Ayah membelikan sandal baru untuk adik beberapa bulan yang lalu, adik gencar sekali belajar memakai sandal. Mulanya dengan bantuan anne adik meminta tolong untuk dipakaikan sandalnya, namun kemudian perlahan-lahan adik belajar memakai sandal sendiri. Kaki-kaki mungilnya yang masih halus itu belum bisa menjepit leher sandal, alhasil sandal pun akan segera mudah lepas. Dan dengan itu adik menjadi kesal dan menangis. Hehehe.

Tuesday, October 6, 2020

Melatih Kemandirian Anak Hari Ke-6; Adik Bisa Makan Sendiri

Adik Bisa Makan Sendiri (2)
Zona 2. Melatih Kemandirian Anak #6

ilustrasi : google search enginge

Anak-anak pada usia 1-2 tahun sedang berada dalam fase sensorimotor. Anak-anak  pada fase ini mengembangkan kemampuannya dengan belajar mengenali sekitarnya dengan mengisap, merasakan, menggenggam, mendengar, melihat dst. Dengan kata lain anak-anak mengeksplore dunia dan memahami sekitarnya dengan indra dan gerakan motorik. Kegiatan yang dilakukan anak dengan melakukan trial dan error akan mengembangkan kemampuan anak dalam memahami sekitarnya. 

Teori Piaget mengelompokkan fase ini ke dalam fase sensorimotor. Sebab bayi hingga usia 2 tahun belajar dengan indra dan gerakan motorik. Saat anak-anak beriteraksi dengan lingkungannya mereka mengalami perkembangan kognitif yang menakjubkan. Tahap sensorimotor ini berlangsung hingga anak berusia 2 tahun.  

Monday, October 5, 2020

Melatih Kemandirian Anak Hari Ke-5; Adik Bisa Makan Sendiri

  Adik Bisa Makan Sendiri 
Zona 2. Melatih Kemandirian Anak #5

ilustrasi; mamanatural.com

Ketrampilan makan secara mandiri untuk toddler (1-3 tahun) merupakan salah satu aspek ketrampilan yang berperan penting bagi perkembangan personal dan sosial anak. Menurut Jaeah Chung, M.D, ketrampilan makan secara mandiri akan membantu anak dalam mencapai kemandirian serta membangun Sense of Autonomy.

Autonomy merupakan salah satu fase perkembangan yang terjadi pada tahap perkembangan psikososial. Erik Erikson membagi perkembangan psikososial anak ke dalam 8 fase. Anak pada usia 18 bulan - 3 tahun berada pada fase perkembangan autonomy vs shame/doubt. Fase ini merupakan fase tingkatan ke-2 dalam teori psikososial. Pada fase ke-2 ini anak-anak mulai mampu mengekspresikan kebutuhan terhadap kemandirian, serta mulai mampu belajar mengontrol diri mereka dilingkungannya.

Maka pada usia ini tugas orang tua adalah menstimulus dan mendorong anak untuk dapat mencapai ketrampilan dapat melakukan sesuatu secara mandiri. Sejak dari usia 18 bulan, ketrampilan ini sudah bisa diperkenalkan dan dilatih pada anak. Sebaliknya, ketidak tuntasan pada fase ini akan memberikan efek terhadap munculnya perasaan malu/ragu pada anak.

Sunday, October 4, 2020

Melatih Kemandirian Anak Hari Ke-4; Aku Bisa Mengasuh Adik

 Aku Bisa Mengasuh Adik 

Zona 2. Melatih Kemandirian Anak #4

Ilustrasi: www.parent.com

Ketrampilan bermain bersama adik/kakak adalah ketrampilan yang tidak sederhana bagi anak usia dini, khususnya anak pada usia 2-4 tahun. Anak usia 2-4 tahun sedang berada dalam tahap preoperasional. Fase preoperasional memiliki tipikal berfikir dan berkomunikasi yang khas dengan sikap egosentris, semua hal adalah miliknya, semua hal berhubungan dengan dirinya. Anak-anak belum mampu melihat situasi berdasarkan sudut pandang orang lain. Menurut Piaget anak-anak  egosentris berasumsi bahwa orang melihat, mendengar dan merasakan seperti apa yang ada pada dirinya. 

Tahap inilah yang saat ini sedang saya tempuh. Adik berusia 20 bulan, Mbak Nana berusia 4 tahun 6 bulan. Adik sedang berada dalam tahap sensorimotor, sementara Mbak Nana sedang berada difase pre-operasional. Adik sedang senang-senangnya memperhatikan, belajar menyentuh, mendengarkan mainan dan benda-benda yang menarik perhatiannya. Termasuk mainan yang dimiliki oleh Mbak Nana. Sementara Mbak Nana sedang berada dalam tahap pre-operasional dengan tipikal ego-sentris yang khas dan dominan. 

Saturday, October 3, 2020

Melatih Kemandirian Anak Hari Ke-3; Aku Bisa Makan Sendiri

Aku Bisa Makan Sendiri  

Zona 2. Melatih Kemandirian Anak #3

Foto : Desain menu makanan untuk anak-anak dokumen pribadi

Orang tua memiliki peran yang sangat besar dalam proses menstimulus ketrampilan anak makan secara mandiri. Peran ini tak hanya terbatas pada upaya apa yang dilakukan agar anak mau makan. Tetapi juga yang tak  kalah penting orang tua berperan membangun ketrampilan dan kebiasaan makan yang sehat pada anak. Makanan yang sehat tidak hanya tentang apa yang dimakan, namun juga bagaimana cara kita makan.

Disini peran kita sebagai orang tua menyediakan jenis makanan apa yang kita tawarkan kepada anak-anak, serta memilih waktu yang tepat kapan harus memberikan makan kepada anak. Juga menyediakan tempat dimana anak-anak merasa gembira. Adapun peran anak adalah memutuskan makanan apa yang ia pilih, apa yang akan dimakan terlebih dahulu dari pilihan-pilihan yang kita sediakan, juga sebara banyak yang akan ia makan (healthlinkbc.ca)

Seperti Warna di Pagi Hari

 Catatan Aliran Rasa Rumah Belajar Menulis 
Kampung Ibu Profesional Depok
Oleh : Evi Marlina

sumber: https://magazine.job-like.com/

Seperti rasa dipagi hari, saat engkau membuka mata dan menyimak pagi yang hening. Saat tanah masih menyisakan sisa hujan yang embun. Lalu disusul pula suara pipit yang perdu. Rasanya tiada waktu yang lebih berharga selain bersegera duduk dan bercakap bersama pagi. Menyusun hari-hari, sebelum tiba matahari yang kuning.

Ini adalah perjalanan saya menjadi bagian dari Ibu profesional. Hingga akhirnya memutuskan pula bergabung dalam komponen rumah belajar menulis di kampung komunitas. Bertemu dengan teman-teman dalam visi dan kesenangan yang sama pula, dalam dunia tulis menulis.

Menulis bagi saya, tak hanya bagian dari bentuk ekspresi rasa dan cita. Namun juga bagian dari refleksi sekaligus rileksasi fikiran, atau menumpahkan apa yang ada di dalam fikiran dalam wujud bangunan kata. 

Friday, October 2, 2020

Melatih Kemandirian Anak Hari Ke-2; Aku Bisa Menyiapkan Makan Sendiri

Aku Bisa Menyiapkan Makanan Sendiri 

Zona 2. Melatih Kemandirian Anak #2

Sumber : parents.com

Ada beberapa kemandirian yang muncul pada Mbak Nana hari ini. Mulai dari mandi secara mandiri di pagi hari, meletakkan pakaian kotor dikeranjangnya, hingga meletakkan handuk di jemuran handuk. Namun hari ini saya ingin menulis catatan tentang kemandirian menyiapkan makan secara mandiri. 

Ketrampilan menyiapkan makan secara mandiri sebetulnya merupakan kegiatan yang seru dan menyenangkan untuk anak-anak. Anak-anak dapat mengembangkan banyak kegiatan bermain yang menyenangkan dengan berperan sebagai diri yang tengah menyiapkan menunya secara mandiri. Selain itu dengan menyiapkan makan secara mandiri, anak-anak akan belajar bertanggung jawab terhadap apa yang telah dibuatnya, serta munculnya perasaan dihargai dari orang disekitarnya. 

Thursday, October 1, 2020

Melatih Kemandirian Anak Hari Ke-1; Aku Bisa Mandi Sendiri

 Aku Bisa Mandi Sendiri
Zona 2. Melatih Kemandirian Anak #1

Sumber foto: klikdokter.com

Membangun Rasa Percaya Diri (Self Confidence) dan Hargadiri (Self Esteem)

Kemandirian merupakan salah satu ketrampilan yang harus diperkenalkan dan dilatih orang tua kepada anak sejak dini. Mungkin memang tidak mudah bagi kita untuk menerima kenyataan betapa kacaunya piring makan anak dengan nasi dan sayur yang berhamburan di lantai saat anak belajar makan sendiri. Atau juga ketika anak-anak menghabiskan satu botol sabun karena mandi dengan bermain sabun, atau tumpahnya susu saat anak belajar menuangkan ke dalam gelas. Namun, hal yang perlu kita ingat adalah, bahwa anak-anak butuh untuk belajar.

Sebagai orang tua penting untuk memberikan dorongan dan menstimulus anak untuk melakukan pekerjaan yang berkaitan dengan dirinya sendiri. Mampu menyelesaikan hak dan tanggung jawabnya terhadap diri sendiri sesuai dengan tugas perkembangan pada setiap usianya.