Reminder

"Beri aku pelajaran TERSULIT, aku akan BELAJAR" Maryamah Karpov

Wajahku sujud kepada Allah yang menciptakannya, dan yang membuka pendengaran dan penglihatannya

Dengan daya dan kekuatan dari-Nya, maka Maha Suci Allah, Sebaik-baik pencipta

(Tilawah Sajadah)

Saturday, March 31, 2012

aku belajar...

Bismillah...
sejenak aku mulai faham
do'a apa yang aku ucapkan setiap ba'da shalat...
ya Rabb...
Izinkan aku terus bertahan..
Dengan semua titipanmu ini..
Bismillah..
izinkan ya Rabb...

Thursday, March 22, 2012

Benarlah Adanya! #1


Istirahatnya orang Mukmin hanya ada di Surga


                Sabtu, 17 Maret 2012
Dear Bintang, kalau Allah tidak kasih kekuatan padaku untuk menghadapi hari-hariku sungguh mustahil tubuhku yang kecil, mungil, tak bertenaga ini bisa melakukan ini semua. Aku merasa hari-hariku sangat padat dan penuh sekali akhir-akhir ini. Syukurlah malam ini aku bisa istirahat total semalaman, sejak pukul 17.00 hingga pagi tiba. Hehe…terimakasih ya Allah, minimal aku bisa mengistirahatkan tubuhku ini meski hanya sebentar. Ini cukup untuk memompa kembali semangat dan energiku.

Kamis, 15 Maret 2012
Bermula sejak hari Kamis kemaren. Pagi-pagi aku ke kampus mengurus surat referensi Pak Rektor, sayang sekali beliau sedang ke Jakarta, sehingga aku putuskan mengurus surat permoonan terlebih dahulu dari Dekan Fakultas. Terimakasih Alsep, adik tingkatku yang besedia membantuku dalam hal ini. Membantu membuat surat, mengedit, mengeprint dan menemanaiku mondar-mandir naik tangga. Juga Laser Romeos dan Sony adik-adik tingkatku yang banyak membantu dalam memperbaiki grammarku. Hari Kamis itu aku berjibaku mengurus surat permohonan dari dekan hingga tuntas pukul 12.00 tepat. Aku pulang setelah sebelumnya mendapat pinjaman kaset listening dan buku barron milik ukhti Eka. Ia juga memberikan banyak copian listening dan conversation practice yang ia download dari internet.Terimaksih ukhti.

Thursday, March 15, 2012

Alhamdulillah untuk 2 hari itu

Asswr..

Dear Bintang, sobakhul khair pagi ini. Udah 2 hari aku nggak nemui kamu. Ada hal penting yang ingin ku tulis hari ini. Sebelum aku berangkat ke kampus untuk menemui pak Rektor. Kau tahu 2 hari lalu adalah hari-hari yang indah. Aku tidak tahu bagaimana harus mengungkapkan rasa syukurku pada Allah, yang tidak pernah berhenti barang sedetik pun memjadikan waktu-waktuku berlari dengan penuh berharga. Dipenuhi dengan hal-hal yang seringkali membuatku terkejut, karena ketika aku melihat tanggalan disana sudah hampir habis waktu maret ini. Tidak terasa sama sekali. 2 hari lalu, aku bersibuk ria ke kampus, menemui pak Damris meminta surat referensi dari beliau, alhamdulillah, satu surat referensi sudah tunai, lalu berdiskusi di galery, karena hari itu adalah pertemuan awal dengan para volunteer agenda PoCeRkit, kami membahas teknis di lapangan. Diskusi berlangsung hingga magrib menjelang.

Monday, March 12, 2012

Layar Berlayarlah

Layar Berlayarlah

Layar Berlayarlah
Layarku nan kecil
Kecil-kecil nan tangguh
Teruslah berlayar jauh, meski besar gelombang

layar berlayarlah
Layarku nan rapuh
Rapuh-rapuh nan bersungguh-sungguh
Teruslah berlayar berani, meski rapuh dan terluruh

Layar berlayarlah
Layarku nan buruk rupa
buruk-buruk nan bersemangat tinggi
Teruslah berlayar membara, meski buruk dan dicela

Layar berlayarlah
Layarku nan kebangganku
Teruslah berlayar gelora, meski tidak dipeduli lalu
biar kecil engkaulah yang membesarkanku

Layar berlayarlah
Layarku nan kebahagianku
Teruslah berlayar tangguh, meski tidak dicerita orang
biar rapuh engkaulah yang menguatkanku

Layar berlayarlah
Layarku nan pahlawanku
Teruslah berlayar lepas, meski hujan tidak berhenti
biar buruk engkaulah yang membangkitkanku

Layar berlayarlah
Layarku Impianku
semangatku, citaku, harapanku
Layar berlayarlah

emak, isnha Allah inilah azzamku


Bismillahirrahmanirrakhiim…

Dengarlah duhai jiwa diri, malam ini aku kembali memperbaiki azzamku, bahwa kelak aku tidak akan pernah menelantarkan emak dan Bapak ketika hari tua mereka telah menjelang. Aku akan menjadi anak yang berbakti, tidak akan aku biarkan mereka bekerja keras membanting tulang seperti yang telah aku lakukan ketika mereka menyekolahkanku. Percayalah emak dan Bapak, aku berajanji dan berazzam, bahwa aku insya Allah Lulus S2 keluar negeri, sepulang dari sana aku akan Bangun Sekolah berbasis bahasa Inggris dan kewirausahaan, aku akan jadi pengusaha yang hafal al-qur’an, dan tidak akan aku biarkan emak dan bapak bekerja keras membanting tulang siang dan malam.
Emak biarlah sekarang ini orang banyak menertawakanku. Mengejekku karena aku lulusan terbaik yang belum juga bekerja di sekolah-sekolah terbaik, di perusahaan-perusahaan terbaik, atau belum juga melanjutkan studiku, atau belum juga membesar usahaku, atau belum juga bersegera menggenapi separuh agamaku. Biarlah emak, aku tidak perduli dengan ejekan dan tawa sinis itu. Aku tidak akan pernah perduli

Sunday, March 11, 2012

Andai aku bisa menambah waktu

Rasanya seminggu padat sekali ya Allah. Tiba-tiba besok sudah hari Senin. Ya Rabb...cepat sekali waktu berlalu, agenda yang sangat padat, pagi hingga malam. Ingin sekali aku menambah hari menjadi 10 atau 13 hari dalam seminggu. Kemaren seharian di RCQ, tadi pagi ke walimahan Ifo dan rapat di Galery...

Subhanallah...
waktuku sangat padat sekali. Aku ingin selalu mempersembahkan yang terbaik dalam setiap waktuku. Sebelum tiba masanya ajal menjempuku ya Rabb. Entahlah..., akhir-akhir ini aku selalu mengingat akan kematian ya Allah.  Bismillah, izinkan hamba melunasi dan merampungkan urusan muamalah hamba sebelum bertemu dengan-Mu ya Rabb. Agar tenang kelak ketika hamba bertemu dengan-Mu. Izinkan hamba menjadi bagian keluarga-Mu di Jannah-Mu ya Rabb. Bismillah...

Friday, March 9, 2012

RCQ Malam Ini

Sudah larut malam. Baru saja usai, sekitar pukul 22.00 wib tadi. Ada yang istimewa malam ini. Di RCQ. Ya Allah, semoga kelak kenangan ini akan selalu menjadi salah satu bekal bagi kehidupanku. ^^ Jazakillah Ustadzati...ana ukhibbuki coz Allah...ana berharap ini kelak menjadi bagian kepingan ilmu yang akan membantuku dalam menapaki kerasnya kehidupan ini. Bismillah...selamat istirahat adik-adik kecilku...^^ I love you :)

Thursday, March 8, 2012

haturnuhun cah Cerdas

Sudah lama aku tidak berselancar di FB. Selain hanya membuka inboox dan membalas beberapa pesan yang masuk. Pagi ini aku mengecek wall ku. Ada pesan masnis dari adikku yang sangat cerdas. Terimakasih cah mbarik, terus semangat dan pegang erat cita-cita terbaik kita ya. Yakiin, insha Allah ^^

Jepang itu mimpimu dan mimpi ku mba. DAN Kita sama-sama bocah dusun, DAERAH ujung provinsi jambi. Mamak dan Bapak kita sudah tua. rambutnya sudah mulai beruban. artinya sudah seharusnya kita membahagiakannya. WAJIB.Bapak pernah bilang, "Bapak sudah tak sanggup biayai kalian untuk pergi kesana, jadi bapak hanya bisa mendoakan." Dia berbisik lirih kepadaku. Aku tersenyum, "Memang sudah tak seharusn...ya aku meminta biaya Pak, Aku akan berusaha sendiri, aku sudah besar." Aku membalas ungkapan Bapak. Bapak kali ini tersenyum, " 

Kalau ada rejeki Bapak sama Mamak akan kirim." Katanya lugas tanpa ada keraguan, sebuah semangat pengorbanan untuk buah hati yang tak lagi kecil. suara itu dahsyat, merontokan jantungku. tak pernah aku mendengar kata seperti itu dari bapak, di balik sikap kerasnya padaku , dia ternyata memikirkan masa depanku. Aku salah, dan aku sangat salah TUHAN. Bapak, memberikan Hp. Mamak menyambut. Aku bertanya hal yang berbeda. "Mak apa impian Mak yang paling tinggi." Mamak tersenyum sejenak, "Mamak ingin sekali sama Bapak, ketanah suci kenang. " Mamak terkekeh. "Tapi sudahlah, yang terpenting sekarang cita-citamu." Mamak memotong. Aku sudah tak sanggup lagi bicara, nafasku sesak, tenggorokanku kedat.

akan terus , insha allah

Aku akan terus menulis
karena menulis adalah jiwaku, 
disanalah aku merasa kuat meski seharian untuk menulis, 
karena itulah kesenanganku
Aku akan terus mengajar
karena mengajar adalah gembiraku, 
disanalah aku merasa gembira dan tertawa riang tanpa beban
karena itulah fikir dan hatiku
Aku akan terus berwirausaha
karena berwirausaha adalah gerakku
karena itulah "keberadaanku"
Aku akan terus menjaga azzamku "pengumpul ayat-Nya"
karena itulah ketenanganku
disini aku merasa semua akan baik-baik saja
aku akan menjadi diriku sendiri dalam hal ini
insha allah

Jig The Upper - Hoi Festa Romaji

Pagi ini aku ingin di rumah saja. insya allah, ba'da dzuhur sekitar jam 15.00 aku baru akan keluar. Menemui Pak Dede, untuk kembali mensurvei gedung BIF. insha allah pekan depan simulation class akan di buka. Pagi ini aku hanya ingin merevisi notesku: Al-ardvici, isnha allah, akhir bulan ini harus sudah tuntas semua keperluan administratif. Sehingga ku bisa langsung mengeksekusinya. Aku juga sudah menyortir 5 foto terbaik yang akan aku sertakan dalam sebuah event photograph competition. Ada sebuah lirik lagu yang melow-melow. Hehe, astaghfirullah..., tapi ketika aku memperhatikan liriknya bagus. Jadi sengaja aku copas di sini.

Hampir Menyerah

Dear Bintang, apa kabarmu pagi ini. Semoga seindah suara titik hujan kemaren pagi ya. 2 hari yang sangat padat. Itu adalah hari-hari yang penuh gelora. Dimulai dengan aktifitas di rumah, pertemuan penting di RCQ, pembahasan penting BIF, plus agenda rutin diskusi bersama mr. yanto. 2 hari itu aku baru sampai di rumah hingga larut malam, pukul 22.00 wib.

Agenda hari kemaren adalah pertemuan yang menyenangkan awalnya, dimulai sejak pukul 09.00 wib, aku mengisi bimbingan khusus untuk Thalib, bimbingan RCQ, membantu menyelesaikan PR nya, mengajarinya berbahasa, orang bilang ia bodoh dan terbelakang, nakal dan harus bersedia di skors. Tapi pembelajaran berdua kemaren bersamanya, aku sangat mengaguminya. Ia anak yang cerdas dan imajinatif. Sangat imajinatif. Cukup lama aku menghabisan waktu bersaa Thalib, hingga pukul 13.00 wib, baru stelahnya agenda pertemuan meeting membahas perenacanaan untuk homeschooling kedepan, hingga pukul 14.30 wib.

Tuesday, March 6, 2012

Bar'ah : Hafidzah Qur'an (10 Tahun) yang menggetarkan

Dear Bintang, ini adalah kisah yang paling aku gemari dari beragam kisah yang ada. Alhamdulillah  uda ada unduhan videonya,  plus murattal video bar'ah.  Video itu aku unduh sekitar 7 bulan yang lalu. Teringat surat Abasa. Surat itu aku peroleh dari  mengulang murattal Bar'ah, subhanallah. Pun nasyidnya...sendu sekali T_T

Kisah sedih gadis berumur 10 tahun yang bernama Bar`ah. 
Orang tua Bar’ah adalah dokter dan telah pindah ke Arab Saudi untuk mencari kehidupan yang lebih baik.


Pada usia ini, Bar`ah telah menghafal seluruh Al Qur’an berikut tajweednya , dia sangat cerdas hingga gurunya pernah mengatakan bahwa dia paling unggul untuk anak seusianya.

Dia hidup dalam keluarga kecil yang berkomitmen untuk Islam dan ajaran-ajarannya . Suatu hari ibunya mulai merasa sakit perut yang parah dan setelah beberapa kali diperiksakan, diketahuilah bahwa ibu bar’ah menderita kanker, dan ternyata kanker ini sudah dalam keadaan stadium akhir/kronis.

Ibu Bar’ah berfikir untuk memberitahu putrinya, terutama jika ia terbangun suatu hari dan tidak menemukan ibunya di sampingnya … dan inilah ucapan ibu Bar’ah kepadanya “Bar`ah aku akan pergi ke surga di depanmu, tapi aku ingin kamu selalu membaca Al-Quran dan menghafalkannya setiap hari karena Ia akan menjadi pelindungmu kelak… “

Nasihat diri "Kemenangan" Sejati


“Generasi emas umat Islam dahulu sangat bersungguh-sungguh mempelajari al Qur’an yakni lebih pada tingkat penerapan al Qur’an pada kehidupan mereka maka pantaslah Allah Subhanahu Wa  Ta’ala selalu memberikan kemenangan pada mereka walaupun jumlah mereka saat itu sedikit. (http://zona-islam.mywapblog.com)”

Untukmu sahabatku, yang tengah berlayar menuntut ilmu di negeri-negeri nun jauh, meninggalkan keluarga-keluargamu, kerabat dan orang-orang terdekatmu, Al-Qur'an adalah cahaya terbaik dan penuntun terbaik kita. Dimana pun kita berada. Kunyahlah ilmu itu selembut dan sehalusnya, agar ia menjadi bagian darah yang akan mengalir dalam tubuhmu. Menjadi sahabat dalam perjuanganmu. Karena ilmu adalah pemanis iman, dan Al-Qur'an adalah sebaik-baik ucapan, dan ilmumu adalah karya yang di nanti zaman. Menjadilah sebagai generasi terbaik duhai diri. Karena Allah adalah maha pencipta terbaik yang telah menjadikan kita manusia dan umat terbaik.

Aku hampir saja marah

Aku agak terlambat datang ke RCQ kemaren, meski bangun lebih pagi dan bisa menambah beberapa baris hafalan. Itu menyenangkan tentu saja. Di wisma juga sedang ramai, keluarga Cici sedang berkumpul. Agak terlambat datang ke RCQ lebih karena aku menggunakan waktuku untuk menyuci baju terlebih dahulu. 

Perjalanan yang indah. Langit cerah pagi ini. Hatiku juga riang. Membayangkan bertemu wajah-wajah penghafal qur'an cilik tentu sebuah kesyukuran tersendiri bagiku. Melecut jantung da hatiku untuk berlari lebih kencang memegang kendali diri, menambahdan memperbaiki kualitas hafalan semaksimal dan sebaik mungkin. Mesti aku adalah pengumpul ayat pemula. Namun ini sungguh berefek banyak terhadap semua aktifitasku. Aku merasa lebih baik mengontrol emosi, lebih tenang dan lebih bisa mengendalikan nafsu kelalain yang banyak terbuang sia-sia selama ini.

Pagi kemaren, seperti biasa pagi hari aku memegang kelas anak-anak, mata pelajaran menulis dan membaca. Saat tiba di sana, aku melihat suasaa sepi. Melongok ke dala m ruang belajar dan melihat bocah-bocah itu tengah bergeung-gelung ria di atas matras, terkantuk-kantuk. Meski di atas meja kecil al-qur'an dan tafsir dengan ketebalan bergunung-gunung itu berada tepat di depan mereka. Aku memberi hadiah sebongka salam dan senyum, mengulurkn tanganku untuk mereka. Mereka mengulet dan terpejam-pejam pertanda mengantuk. Meski wajahnya terlihat tanda bahwa mereka sudah mandi. 

Sunday, March 4, 2012

Cerita Malam Bersama Bintang

 "Jangan pedulikan godaannya dan teruslah menghafal, karena meghafal al-quran merupakan harta yang sangat berharga dan tidak diberikan kecuali kepada orag yang dikaruniai Allah swt, akhirnya kita memohon kepada-Nya agar termasuk menjadi hamba-hamba-Nya yang diberi taufiq untuk menghafal dan mengamalkan kitabNya dan mengikuti sunnah nabi-Nya dalam kehidupan yang fana ini."  (Abdul Muhsin Al-Qasim) Amin ya rabal 'alamin.
Serampung dari pertemuan di gallery tadi siang aku tidur Bintang. Nyenyak sekali. Agenda dengan adik-adik di gallery sangat menyenangkan, mencari dan mengumpulkan inovasi produk baru. Aku ingin menulis malam ini, serampung membuat evaluasi sederhana dari agenda mengajar di RCQ hari Jum'at lalu. 

Hari ini di wisma kedatangan si kecil cimuds, jai memuat rumah kami menjai ramai dan semuanya bersuka cita. Subhanallah, ramai dan menyenangkan sekali ya jika ada anak-anak kecil. Hehe, aku tidak bosan-bosan memandangi wajahnya yang lucu dan imut itu.

Terbelah; Surat Cinta dari Kekasih

Apabila langit terbelah,  
QS. al-Insyiqaq (84) : 1
dan patuh kepada Tuhannya, dan sudah semestinya langit itu patuh, (84) : 2
dan apabila bumi diratakan,(84) : 3
dan dilemparkan apa yang ada di dalamnya dan menjadi kosong, (84) : 4
dan patuh kepada Tuhannya, dan sudah semestinya bumi itu patuh, 
(pada waktu itu manusia akan mengetahui akibat perbuatannya). (84) : 5
Wahai manusia, sesungguhnya kamu telah bekerja dengan sungguh-sungguh menuju Tuhanmu, 
maka pasti kamu akan menemui-Nya. (84) : 6
Adapun orang yang diberikan kitabnya dari sebelah kanannya, (84) : 7
maka dia akan diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah, (84) : 8
dan dia akan kembali kepada kaumnya (yang sama-sama beriman) dengan gembira.(84) : 9
Adapun orang yang diberikan kitabnya dari belakang, (84) : 10
maka dia akan berteriak: “Celakalah aku”. (84) : 11
Dan dia akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka). (84) : 12
Sesungguhnya dia dahulu (di dunia) bergembira di kalangan kaumnya (yang sama-sama kafir).(84) : 13
Sesungguhnya dia menyangka bahwa dia sekali-kali tidak akan kembali (kepada Tuhannya).(84) : 14
(Bukan demikian), yang benar, sesungguhnya Tuhannya selalu melihatnya. (84) : 15
Maka sesungguhnya Aku bersumpah dengan cahaya merah di waktu senja, (84) : 16
dan dengan malam dan apa yang diselubunginya, (84) : 17
dan dengan bulan apabila jadi purnama, (84) : 18
sesungguhnya kamu melalui tingkat demi tingkat (dalam kehidupan). (84) : 19
Mengapa mereka tidak mau beriman?, (84) : 20
Dan apabila Al Qur’an dibacakan kepada mereka, mereka tidak bersujud, (84) : 21
bahkan orang-orang kafir itu mendustakan (nya). (84) : 22
Padahal Allah mengetahui apa yang mereka sembunyikan (dalam hati mereka). (84) : 23
Maka beri kabar gembiralah mereka dengan azab yang pedih. (84) : 24
Tetapi orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka pahala yang tidak putus-putusnya.(84) : 25

Saturday, March 3, 2012

Rehat dan Azzam #Part2

Kemaren malam aku memutuskan untuk bermalam di RCQ serampung mengajar. Cukup melelahkan, meski aku sangat menikmati pertemuan dengan anak-anak itu. Seperti yang pernah aku sampaikan padamu beberapa pekan lalu Bintang, di sana aku banyak belajar tentang menghargai diriku sendiri setidaknya. 

Aku mengajar mata pelajaran baru. hihi, karena masih baru guru homeschooling ada 3 orang, aku sendiri, Ustadzah dan Dwi. Aku mengajar Sosiologi, Ekonomi, Bahasa Inggris serta kelas menulis dan membaca untuk usia SD. Untuk mata pelajaran Sosiologi tidak begitu sulit, aku bisa mengkrasikan dengan bayak hal. Sementara Ekonomi saat membaca ulang bukunya, huaaa, itu membosankan. Maka aku putuskan untuk tidak membaca buku ekonomi, lalu mata peljaran pada pertemuan pertama adalah "Mendesai Perusahaan Masa Depan." Hehe, itulah tema pertama yang aku ajarkan pada anak-anak uridku di homeschooling. Kau mau tahu seperti apa, sepertinya aku tak hendak bercerita di sini. Hihi, kelak aku akan menjadi pendidik yang handal insya Allah.

Mas Anang, izin copas

Bismillahirrahmanirrakhiim...

Semalam sudah berlalu. Aku bisa kembali menari di atas keypad lepiku. Mencari dan menambah bacaan tentang AL-Qur'an. Apa pun itu, aku harus memikirkan kematianku Bintang. Seperti apa aku harus kembali menghadap sang Pemilikku. Aku harus mulai memikirkan keadaannku ketika aku kembali menghadap Allah. Mudah-mudahan ini sebagai salah satu cara sederhanaku, untuk menambah perbekalan. Ah, aku hampir saja menangis tadi pagi di RCQ. Tapi...sudahlah, kejadian tadi pagi di RCQ membuatku takut. Apa pun, semua pasti akan kembali menghadap Allah. Dan, bila waktuku tiba, maka izinkanlah aku melunasi semua hutang-hutangku terlebih dahulu ya Allah, mengembalikan semua pinjaman barang-barang yang bukan hak ku ya Rabb, juga semua hal yang bisa menghalangiku untuk bertemu dengan-Mu dalam keadaan bersuka cita. 

Tanpa sengaja aku mengetik sebuah kalimat "Menjadi pribadi ber'akhlak Al-Qur'an" dan aku menemukan sebuah blog dengan sebuah puisi yang menggetarkan hatiku. Aku sungguh bergetar membaca puisi itu.

Friday, March 2, 2012

Penyemangat "Azzam"

Adakah seorang Muslim yang tidak ingin hafal Al-Qur’an? Secara jujur, pastilah setiap Muslim menginginkannya. Jaminan kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat terpampang jelas bagi mereka yang ikhlas dalam menghafalnya. Namun, usaha untuk menghafal Al-Qur’an seringkali berhadapan dengan berjuta kendala. Mulai dari waktu yang tersedia, kemampuan menghafal, hingga hilangnya hafalan. (http://www.quranpoin.com/cara-kuat-hafalan-al-quran-terjaga-seumur-hidup-buku-revolusi-menghafal-al-quran/)

Allah telah menjanjikan kelebihan kepada mereka yang menghafal al Quran 
seperti yang digambarkan di bawah ini:
 

Memperbaiki kualitas Hafalan

Selamat Pagi Bintang...

Semalam adalah hari yang indah. Aku, Santa dan Cici berhasil melahap banyak pokok bahsan bersama Mr. Yanto, meski setelah sampai di rumah aku kemli teler. Hehe, aku sering kali teler akhir-akhir ini ya. Padahal ini hal yang sudah biasa aku lakukan. Tapi rasanya aku sedikit ngedrop. Kemaren aku ke kampus, berdiskusi tentang surat rekomendasi dengan adik-adiku, mengecek ulang dan menemui pak Damris. Lalu menabung sebentar ke BRI kampus dan pulang stelahnya. Hari itu aku tidak ada agenda mengajar atau ke gallery. Hal yang ingin aku lakukan menjelang pukul 17.00 adalah membuktikan pesan ustadzah, ustadzah pernah bilang bahwa sebelum menghafal surat baru, hendaknya aku membaca surat tersebut sebanyak 40 kali mengulang. Aku ingin membuktikan teori itu, maka aku menyetel leptop dan memasang surat yang akan ku tempel dalam otak dan dadaku. Tapi hingga rampung shalat ashar bacaan surat baru terulang sebanyak 7 kali pengulangan. subhanallah...mesti kudu lebih banyak bersabar.

Pagi ini aku ke RCQ, jadwalku mengajar di sana. Bismillah...aku harus menyetor hafalanku hari ini pada Ustadzah, bismillah ya Allah. Mudahkan hamba untuk mempersembahkan hafalan terbaikku hari ini, esok dan seterusnya. Oh ya Bintang, aku copas ini untuk Fajar ya, hehe, semoga Fajar lebih bersemangat dan tidak lagi kacau-kacau. Tulisan ini sebenarnya aku uda punya e-booknya, aku unduh sekitar 4 bulan yang lalu dalam bentuk PDF, sehingga aku tidak bisa mengcopasnya di sini. kebetulan pas searching-searching aku dapat dalam bentuk tulisan blog. Aku cantumkan juga sumbernya, jadi insya Allah tetap bisa dilihat dari mana asalnya. Penulisnya juga ngasih izin buat di copas. :)

Thursday, March 1, 2012

2 Kekasih Terbaik

Semalam aku benar-benar ambruk ya Allah. kemaren seharian menjadi juri lomba story telling SD-SMP se-provinsi Jambi. Kufikir acara hanya akan sampai hingga dzuhur menjelang, rupanya peertanya ramai betul. Acara baru selesai pukul 15.30 WIB. Setela rampung aku pamit karena harus mengejar pertemuan dengan dosen pukul 19.00. Sementara perjalanan ke sana lumayan jauh. 

Sepanjang perjalanan aku ngantuk sekali ya Allah, aku belum pernah semengantuk ini. Ngantuk sekali dan sudah puluhan kali menguap di motor, astaghfirullah...

Bahkan aku tidak berkata sepatah kata pun sepanjang perjalanan membonceng cici. Fikiranku melayang-layang. Siapkah teman terbaik yang selalu menemani suka dukaku selama ini? Aku tidak tahu, tba-tiba saja fikiranku dipenuhi fikiran ini, terus menerus, tidak ada fikiran lain selain pertanyaan ini yang tiba-tiba mucul dalam fikiranku. Aneh sekali. Biasanya setiap memacu motor aku selalu bercerita banyak hal dengan cici, adikku itu. Mulai dari membuka usaha, menyettiing gallery, melihat segala peluang usaha yang bisa dibuka di kotaku, memperhatikan langit, memperhatikan pedagang kaki lima diseanjang perjalanan, atau terkadang juga lebih banyak mura;jaah sepanjang perjalanan. Terkadang dengan memanfaatkan waktu menuju ke rumah mr. Yanto bisa terulang 2-3 surat dalam sekali perjalanan. 

Siapkah teman terbaik yang selalu menemani suka dukaku selama ini? 
itulah pertanyaan yang iring beriring di dalam fikiranku. Terus menerus dan tidak berhenti... 
Siapkah teman terbaik yang selalu menemani suka dukaku selama ini?