Reminder

"Beri aku pelajaran TERSULIT, aku akan BELAJAR" Maryamah Karpov

Wajahku sujud kepada Allah yang menciptakannya, dan yang membuka pendengaran dan penglihatannya

Dengan daya dan kekuatan dari-Nya, maka Maha Suci Allah, Sebaik-baik pencipta

(Tilawah Sajadah)

Friday, May 24, 2013

Salam dari Kota Erdogan

Nyaris pukul 03:00 dini hari. Kantukku sudah tak tertahan. Kepalaku berputar-putar seperti air yang di taruh di ember lalu di putar sekuat tenaga.

Pekan lalu serampung pulang dari Istanbul pukul 02:00 dini hari pada Senin minggu lalu, badanku tak terkata entah seperti apa bentuknya. Mungkin kayak tape lepek. #eh, tapi tape enak kan ya. Ntahlah, patah-patah rasanya semua tulangku. Baru beberapa pekan berlalu aku pulang dari Istanbul, dan belum genap hitungan 10 jari, aku harus kembali ke Istanbul, tak ada pilihan, selain tunaikan tugas Pertiwi #tsaaah 

Kupaksa badan yang remuk seperti pecah hujan musim salju ini harus sudah kembali di Ankara malam Senin, mengingat pagi harus kembali masuk kelas TOMER, bahasa Turki. You know, diary, pukul 02:00 daku sampai Ankara, menembus kota Ankara karena pagi harus tetap masuk kuliah. Hari Selasa Hocam mengumumkan bahwa Kamis ujian akan berlangsung. Tidak ada pilihan! Selain harus membenamkan diriku dengan tumpukan buku TOMER pada timing serampung kelas bahasa Turki. Daku benar-benar di hujani malam-malam persiapan yang singkat. Kantukku benar-benar hebat sepulang dari Istanbul. #kalo tidak mengingat tanggung jawabku sebagai seorang "murid" aku sudah ingin tidur di bulan saja rasanya, sambil main puzzle bintang-bintang.


Alhamdulillah, tadi siang ujian usai. Alhamdulillah ya Allah bisa melewatinya dengan baik dan jujur, meski hasilnya tidak sebegitu memuaskan seperti hasil ujian nilai-nilai sebelumnya. Alhamdulillah, masih normal. Meski aku harus membuat 1000 kali peringatan bahwa aku tidak boleh selalai ini lagi.

Buat adik-adik dan teman-temanku di twitter, di fesbuk, di blogg, ah..maafkan aku, belum bisa membalas pesan2 dan twitter kalian. Pekan ini, memang betul-betul seperti di kejar SERIGALA WAKTU, kemaren malam aku nyaris sempoyongan, bumi seakan menjadi sudut matematika yang menukik-nukik pada sudut 180 derajat, dan pagi-pagi daku makin sempoyongan. Seperti kepala yang di lempar dari ujung Istanbul ke ujung Ankara. Pusing dan berat sekali, Alhamdulillah, syukurlah, hari ini membaik, alhmdulillah. Segala puji Hanya bagi Allah.

Siang tadi, serampung ujian, pukkul 15:00 menemani teman dari Serbia yang berkunjung ke Ankara, pukul 21:15 alhamdulillah sudah rampung dan sampai di Asrama. Pukul 22:30 rampung shalat Isya. Tapi pas mau istirahat, gak jadi istrhat, karena ada acara yasinan jamaah asrama. #pukul 12:00 baru rampung. Lalu, baca cerpen lomba hingga jelang pukul 02:45 00 Waktu Turki..

#Na ni na...na ni na...#dendang masa kecilku di kala menggendong boneka berbie si susan
besok pagi pukul 08:00 harus ke kedutaan Serbia mengurus visa...rrr...ALLAHU AKBAR!!!

#Na ni na...na ni na...#dendang masa kecilku di kala menggendong boneka berbie si susan

Salam rindu untuk kalian semua teman2 dan adik2ku
dari Kota Erdogan

No comments: