Reminder

"Beri aku pelajaran TERSULIT, aku akan BELAJAR" Maryamah Karpov

Wajahku sujud kepada Allah yang menciptakannya, dan yang membuka pendengaran dan penglihatannya

Dengan daya dan kekuatan dari-Nya, maka Maha Suci Allah, Sebaik-baik pencipta

(Tilawah Sajadah)

Monday, February 22, 2016

Handphone atau shalat Jama'ah

Hujan turun sejak semalaman ketika kami mendarat di bandar udara Soekarno. Alhamdulillah Jakarta hujan. Cepat-cepat segera komat-kamit berdoa, sebelum hujannya reda. Senang sekali rasanya mendarat setelah isya dan langit ibu kota dipenuhi curah air hujan. Pasalnya itu berarti hawa panas Jakarta bisa berkurang dan terasa lebih sejuk. 

Bertambah melimpah kegembiraan hati oleh sebab malam minggu jalanan sepi, tidak macet mengular seperti hari-hari kerja biasanya. "Jakarta kelihatan bagus kan kalo malam hari, mandi lampu." Suara Mas Faris di sela-sela beratnya mataku menahan kantuk. Mobil Damri jurusan Bogor sayup-sayup merayapi jalanan kota Jakarta yang sepi lengang, bebas macet.

Di dalam bis terlihat para penumpang dipenuhi sesak wajah yang kelelahan. Tidur pulas di kursi masing-masing. Sementara kami sibuk mematikan AC yang berada tepat di atas kepala. Mas Faris bilang aku ini tidak berbakat jadi jutawan karena tidak kuat bau AC. Duh...¿%¿¡¥
😨
Kehidupan Jakarta. Entahlah apa yang tengah difikirkan oleh para penjaja makanan di pinggiran sungai hingga larut malam begini di seberang jalan sana. Begitu kerasnya kota ini sampai-sampai udaranya pun ikut membakar. Tantangan kita dan anak-anak saat ini ke depannya tentu lebih hebat dan besar lagi. 

"Jadi, dalam rangka menyiapkan anak-anak yang siap menghadapi tantangannya seharusnya para orang tua lebih khawatir jika anak-anaknya tidak shalat berjamaah di masjid dibandingkan tidak punya handphone atau i-pad." 

Ngiing...suara Mas Faris kemaren siang kembali terngiang-ngiang dikedua telingaku. Mobil Damri terus melaju, kaca jendela mobil dipenuhi rintik-rintik hujan. Allahumma shayyiban naafi'an..

24012016

1 comment:

Sriwahyuni Usulu said...

potingan kak selalu menginspirasi :)