Reminder

"Beri aku pelajaran TERSULIT, aku akan BELAJAR" Maryamah Karpov

Wajahku sujud kepada Allah yang menciptakannya, dan yang membuka pendengaran dan penglihatannya

Dengan daya dan kekuatan dari-Nya, maka Maha Suci Allah, Sebaik-baik pencipta

(Tilawah Sajadah)

Friday, October 2, 2020

Melatih Kemandirian Anak Hari Ke-2; Aku Bisa Menyiapkan Makan Sendiri

Aku Bisa Menyiapkan Makanan Sendiri 

Zona 2. Melatih Kemandirian Anak #2

Sumber : parents.com

Ada beberapa kemandirian yang muncul pada Mbak Nana hari ini. Mulai dari mandi secara mandiri di pagi hari, meletakkan pakaian kotor dikeranjangnya, hingga meletakkan handuk di jemuran handuk. Namun hari ini saya ingin menulis catatan tentang kemandirian menyiapkan makan secara mandiri. 

Ketrampilan menyiapkan makan secara mandiri sebetulnya merupakan kegiatan yang seru dan menyenangkan untuk anak-anak. Anak-anak dapat mengembangkan banyak kegiatan bermain yang menyenangkan dengan berperan sebagai diri yang tengah menyiapkan menunya secara mandiri. Selain itu dengan menyiapkan makan secara mandiri, anak-anak akan belajar bertanggung jawab terhadap apa yang telah dibuatnya, serta munculnya perasaan dihargai dari orang disekitarnya. 

Thursday, October 1, 2020

Melatih Kemandirian Anak Hari Ke-1; Aku Bisa Mandi Sendiri

 Aku Bisa Mandi Sendiri
Zona 2. Melatih Kemandirian Anak #1

Sumber foto: klikdokter.com

Membangun Rasa Percaya Diri (Self Confidence) dan Hargadiri (Self Esteem)

Kemandirian merupakan salah satu ketrampilan yang harus diperkenalkan dan dilatih orang tua kepada anak sejak dini. Mungkin memang tidak mudah bagi kita untuk menerima kenyataan betapa kacaunya piring makan anak dengan nasi dan sayur yang berhamburan di lantai saat anak belajar makan sendiri. Atau juga ketika anak-anak menghabiskan satu botol sabun karena mandi dengan bermain sabun, atau tumpahnya susu saat anak belajar menuangkan ke dalam gelas. Namun, hal yang perlu kita ingat adalah, bahwa anak-anak butuh untuk belajar.

Sebagai orang tua penting untuk memberikan dorongan dan menstimulus anak untuk melakukan pekerjaan yang berkaitan dengan dirinya sendiri. Mampu menyelesaikan hak dan tanggung jawabnya terhadap diri sendiri sesuai dengan tugas perkembangan pada setiap usianya. 

Friday, September 25, 2020

Challenge of the Week 14 & 15 Revenue & Resharing

 Revenue & Resharing; Menggali Ide Ketahanan Pangan untuk Masyarakat


Bismillah. Assalamualaikumwrwb.

Selamat datang kembali Mak Depok di halaman uneg-unegnya saya. Pekan ini COTW KIP Depok memberikan kejutan bahwa COTW yang semestinya sampai dengan COTW #15 digabungkan ke COTW #14, masya Allah. Itu artinya, ini adalah COTW terakhir yang saya ikuti pada kesempatan kali ini.

Sejujurnya, mulanya saya agak merasa berat untuk menuliskan ide berkaitan dengan tema yang diberikan pada pekan penutup ini. Meski kejutannya sangat menarik, double badge. Namun, jujur saja justeru itu yang membuat saya merasa agak berat untuk menulis. Sebab temanya tidak ringan. Ini adalah tema terberat yang saya rasakan disepanjang mengikuti COTW.

Malam hari, saya coba renungkan dan tetap teguhkan hati untuk tetap mengikuti COTW penutup ini. Tak ada salahnya mencoba menuliskan ide bukan? Barangkali dari beberapa ide yang ditulis ini ada beberapa yang dapat atau memungkinkan untuk dijalankan dalam kerangka upaya berkhidmat kepada masyarakat/lingkungan sekitar. menyesuaikan dengan kemampuan tentu saja. Semoga saja pandemi segera berlalu, insya Allah.

Berikut ini merupakan ide yang bisa saya bagikan, meski masih dalam wacana yang idealnya. Barangkali ada manfaat yang bisa diambil dari sharing berikut ini.

Thursday, September 24, 2020

Pantulan Warna Zona 1; 15 Hari Komunikasi Produktif Bersama Keluarga

Pantulan Warna Komunikasi Produktif 
Catatan Aliran Rasa 15 hari, Komunikasi Produktif Challange!

Foto : Flyer Fb Grup Kelas Bunda Sayang IIP

Menjadi Pendengar yang baik; Membuka Pintu & Jendela Komunikasi Bersama Pasangan

Assalamualaikum mentari pagi. Dari pinggiran pantai dengan suara deburan ombak yang tenang izinkan saya menulis agak panjang ya pada kesempatan kali ini. Mengalirkan semua rasa dan apa-apa yang tersimpan di dalam fikiran. Semoga menjadi tanda bahwa pernah menapaki perjalanan di pesisir pantai ini.

Belajar adalah sebuah proses yang mesti dilakukan terus menerus. Sebuah proses yang semestinya terus mengalir seperti air. Tidak berhenti, sebab jika air berhenti mengalir ia akan menggenang. Air yang tergenang akan mendatangkan banyak potensi penyakit dan keburukan. Lambat laun air akan berlumut, dengan cepat menjadi tempat bersarangnya nyamuk, pun menghasilkan bau yang tak sedap lagi hilangnya rupa yang bening. Maka sejatinya begitu pula dengan proses belajar. Tidak berhenti, selama hayat di kandung badan. 

Friday, September 18, 2020

Challenge of the Week #13 Edible Food Science

Edible Food Science #ABQAFamily

Assalamualaikum. Halo Mak semua, bagaimana kabarnya hari ini. Semoga sehat selalu ya Mak, insya Allah. Alhamdulillah kita bertemu lagi nih Mak di challenge pekannanya KIP Depok. Nah kali ini merupakan tantangan pekan ke #13 dengan tema yang uwow banget Mak. 

Alhamdulillah, meski saat menjalani prosesnya agak rempong namun ada rasa kegembiraan tiap kali usai menyelesaikan tantangan tersebut. Dan yang pasti, anak-anak tak hanya kecipratan kegembiraan juga, namun juga kehujanan banyak ragam aktifitas.

Nah, kesempatan kali ini saya akan sharing tentang beberapa kegiatan yang mengacu kepada tema yang diberikan oleh tim COTW KIP Depok. Tentu saja tujuannya berupaya tak hanya sekedar menggugurkan tantangan ya Mak, ehehe, Namun sejatinya lebih dari itu adalah menciptakan hari-hari dan waktu yang ajaib bersama anak-anak di rumah. Selamat berselancar dalam keseruan bermain bersama buah hati di rumah Mak juara.

Thursday, September 17, 2020

Komunikasi Produktif Hari Ke-15; Sebuah Hari yang Ajaib

 Sebuah Hari yang Ajaib

Zona 1; Komunikasi Produktif #15

Oleh : Evi Marlina 
(Mahasiswi IIP Kelas Bunda Sayang Batch#6) 

https://www.drcarolministries.com/

Alhamdulillah, pada akhirnya kita telah sampai di penghujung Zona 1 Komunikasi Produktif. Ada banyak suka duka yang dilewati pada proses membangun kebiasaan berkomunikasi produktif beserta suka duka membangun konsistensi membuat laporan setiap harinya. 

Dengan menuliskan jurnal terhadap catatan temuan dalam membersamai anak-anak, keluarga atau lingkungan saya dapat melakukan evaluasi terhadap apa-apa yang kurang, apa-apa yang perlu ditingkatkan, dana apa pula yang sudah baik dan mesti dipertahankan. Alhamdulillah...

Maka, dalam kesempatan di #komprod 15 ini saya memberikan jeda untuk menuliskan komunikasi terhadap diri sendiri setelah 15 hari berjibaku mengawali kelas Bunda Sayang ini dengan membangun dan menata komunikasi produktif bersama anak-anak.

Wednesday, September 16, 2020

Cerita Bersambung Rumbel Menulis IIP Depok Part 5

Cerita Bersambung Rumbel Menulis 

Institut Ibu Profesional (IIP) Depok Bagian 5

https://www.radarcirebon.com/

Bismillah...

Halo semuanya, jadi ini ceritanya kata tim pengurus rumbel menulis IIP Depok, merupakan salah satu even penutup dipenghujung program semester ini. Cerita berantai yang ditulis oleh beberapa anggota rumbel menulis.

Tokoh cerita terdiri dari Tejo sebagai suami, Suti sebagai isteri dan Tati anak dari keduanya berusia 2thNah, jadi buat kamu yang penasaran dengan cerita sebelumnya, silahkan ikuti tautan berikut ini ya. 

https://shireishou.com/event-cerita-sambung-rumbel-menulis-iip-depok-part-1/ (Bagian 1)

https://mamaharetuti.blogspot.com/2020/09/cerita-sambung-iip-depok-part-dua.html?m=0 (Bagian 2)

https://mamauway.wordpress.com/2020/09/14/cerita-berantai-rumbel-menulis-ip-depok/ (Bagian 3)

https://nurirrahmahnasution.blogspot.com/2020/09/cerita-bersambung-rumbel-menulis-iip.html (Bagian 4)

Komunikasi Produktif Hari Ke-14; Sebungkus Biskuit yang Bergembira

Zona 1; Komunikasi Produktif #14

Oleh : Evi Marlina 
(Mahasiswi IIP Kelas Bunda Sayang Batch#6) 

Ilustrasi Kue Cookie. (pixabay.com/StarFlames)

Ada yang selalu anne tunggu di waktu pagi yang hening. Suara cicit pipit yang nyaring diantara gemerisik dedaunan pohon mangga yang saling bergesekan. Kadang pipit-pipit kecil itu berjingkrakan di halaman dapur, mematuki bijih-bijihan tumbuhan atau sisa-sisa makanan yang anne sebarkan di halaman dapur. Seperti bijih jagung atau bijih beras. 

Mbak Nana dan adik selalu suka memperhatikan burung pipit itu, paruh kecilnya mematuk-matuk mengais makanan. Kadangpula adik tak dapat menahan dirinya, hingga berlarianlah ia mengejar sepasang pipit yang lincah. 

Lain lagi jika anak-anak kucing, kucing betina mau pun kucing-kucing jantan milik tetangga yang berdatangan. Adik akan berlarian di dalam rumah dengan berteriak "atuuut." Lalu bersembunyi di balik punggung anne, sembari ujung matanya mengintip-ngintip apakah kucing itu masih berteduh dengan molek di bawah pohon mangga.

Tuesday, September 15, 2020

Komunikasi Produktif Hari Ke-13; Anne, Mengapa Hujan Tidak Jadi Turun?

 Anne, Mengapa Hujan Tidak Jadi Turun?

Zona 1; Komunikasi Produktif #13

Oleh : Evi Marlina 
(Mahasiswi IIP Kelas Bunda Sayang Batch#6)

Sumber foto : https://diamondbooks.org.uk

Setelah seharian bereksperimen di halaman depan, Mbak Nana dan Adik mulai mengantuk berat. Namun rasa kantuk itu perlahan kabur saat didengarnya suara kilatan geluduk dari langit. Langit memang agak sendu dan muram seharian ini, ayah berkali-kali bilang udara terasa sangat lembap seharian ini. 

Betul saja, sore sekitar pukul 15:20 WIB langit berarak menjadi abu-abu. Mbak Nana kegirangan betul. Disimak-simaknya suara guntur yang timbul tenggelam di langit sana. Padahal biasanya bisa lari sembunyi di balik badan anne atau ayah jika didengarnya suara kilatan geluduk. Tapi sejak dapat main hujan di belakang rumah beberapa hari yang lalu, rasa takut terhadap suara guntur itu perlahan pudar.

"Anne dengar itu, suara geluduk. Sebentar lagi hujan, nanti Mbak Nana mau main hujan-hujanan lagi di belakang rumah yaaa," lantang suaranya meminta izin sekaligus memberi pengumuman bahwa ia akan main hujan.

Monday, September 14, 2020

Komunikasi Produktif Hari Ke-12; Terimakasih Adek

 Terimakasih Adek... 

Zona 1; Komunikasi Produktif #12


Sumber foto : https://islamicportal.co.uk

Subuh yang selalu memberikan energi bagi jiwa dan fikiran. Mengisi kantung-kantung hati dengan energi yang dipancarkan Rabb di pagi bernama subuh.

Pagi ini adek bangun pukul 05:30 pagi. Hari masih gelap, belum lagi ada cahaya pagi yang singgah di bumi. Bayi berpipi putih itu sudah sibuk membongkar lemari buku. Menariki buku yang menarik perhatiannya.

Anne tengah tilawah dengan kantuk yang tak kalah hebat. Usai subuh begini memang nikmatnya kembali tidur. Tapi, apalah daya sepertinya menyelesaikan perkara dapur lebih awal itu pilihan yang rasional untuk hari ini, ehehe.

Sunday, September 13, 2020

Komunikasi Produktif Hari Ke-11; Kita Bersihkan Dulu ya Dek

Kita Bersihkan Dulu ya Dek

Zona 1; Komunikasi Produktif #11


sumber foto: https://coolofthewild.com/

"Astaghfirullaaah..." setengah tercekat anne melihat situasi rumah. 

"Adeeek, Rayyaaan, Adeeek..." anne berteriak berulangkali memanggil adek, namun yang dipanggil tak kunjung terlihat. 

"Asataghfirullah, adeeek dimana?" anne berkeliling seluruh isi rumah, mulai dari kamar tidur, kamar kerja ayah, kamar produk kerajinan, dapur, ruang setrika, semua kosong. Seketika perasaan cemas menjalar dan menjalar ke seluruh tubuh.

"Rayyaaan, adek dimana?" anne berlari ke teras belakang, sebab mustahil adek ke luar lewat pintu samping. Sebab anne mengunci pintu samping.

Saturday, September 12, 2020

Komunikasi Produktif Hari Ke-10; Aha, Ide Apakah Itu?

 Aha, Ide Apakah Itu?

Zona 1; Komunikasi Produktif #10 


Sumber foto: vectorctock.com

Pukul 11:15 WIB

Matahari bersinar hangat siang ini. Cahayanya menembus masuk melalui pintu dapur dan celah-celah jendela rumah. Anne membiarkan pintu dapur terbuka lebar. Memberikan ruang bagi udara untuk masuk dan menyusuri tiap inci ruangan. Daun-daun pohon mangga saling bergesekan menimbulkan alunan bunyi-bunyian halus yang melenakan pelupuk mata. 

Mbak Nana sedang asyik bermain di ruang tengah. Menggunting kertas warna-warni origami dan kerta berukuran A4 dengan pola yang bebas. Sementara adik masih lelap panjang dalam tidur siangnya. 

Anne setengah berjongkok memeriksa isi kulkas. Mengitari kotak-kotak wadah sayur yang sudah banyak kosong. Termenung-menunglah anne memikirkan hendak memasak apa. Belum ada ide yang sudi mampir. Kiranya apa menu yang cocok untuk untuk siang ini. 

"Mbak Nana, kita masak yuk Mbak. Temani anne di dapur yuuk," anne mengajak Mbak Nana menemani memasak di dapur. Acapkali kehadirannya menemani anne di dapur dapat meringankan pekerjaan anne, meski hanya mengupas kulit daun putih atau mengocok telur dadar.

Mbak Nana masih tak bergeming. Matanya fokus menggunting kertas penuh kosentrasi. 

Friday, September 11, 2020

Komunikasi Produktif Hari Ke-9; Terimakasih Kakak Lumba-Lumba

 Terimakasih Kakak Lumba-Lumba

Zona 1; Komunikasi Produktif 9


Foto : https://bobo.grid.id/

Pagi ini usai memandikan anak-anak, Ayah mengajar di ruangan ayah. Anne bertugas menyiapkan sarapan seperti biasa. Mbak Nana dan adik sudah rapi. Ayah menyisiri rambut Mbak Nana hingga terlihat lurus klimis, ditambahkan pula dengan hair lotion yang wangi khusus baby. Sehingga harumnya sampai di hidung anne.

Adek dipakaikan kaus oblong berwarna kuning, dipadupadankan dengan celana pendek sebawah lutut. Rambutnya yang sudah mulai agak lebat itu pun disisiri oleh Ayah, sehingga semakin terlihat wajah adik yang putih, bersih dan ganteng. 

Dua anak-anak itu bermain ke sana kemari di dalam rumah. Terdengar suara Ayah memberikan pesan agar selama ayah memberikan perkuliahan online mahasiswa, Mbak Nana dan adik tidak membunyikan lagu bunyi-bunyian yang ada pada sepeda kelinci adik. 

Entah anak-anak kecil itu mengerti atau tidak, yang pasti anne mencuri dengar dari dapur dan melongokkan kepala sebentar, keduanya mengangguk seolah faham apa yang Ayah mau.

Challenge of the Week #12 Attractive Food Plating

 The Miracle of Food Plating ala #ABQAfamily


Assalamualaikumwr. Alhamdulillah, perjalanan COTW Kampung Ibu Profesional Depok telah sampai di COTW #12. Tantangannya mulai terasa lumayan nih Mak, sebab alhamdulillah kelas Bunda Sayang Batch #6 sudah berlangsung kurang lebih genap 8 hari. Jadi nyiapin laporannya jadi dobel yak, ahaha. Pokoknya mah dinikmati aja selagi mampu, minta tolong sama Allah supaya tetep on the track, gak oleng kena angin "males, " huahaha.

Nah, kali ini saya ingin berbagi hal yang menurut saya ajaib banget Mak, khususnya selama kurang lebih sepekan ini menjalani proses otodidak belajar food plating. Kalo minggu lalu penuh drama behind the scene pemotretan, pekan ini juga tak lepas dari drama. Meski saya akui nggk seheboh pekan lalu, anak-anak bisa lebih anteng dan gembira menemani annenya mengambil foto. Kenapa ya?

Cari-cari sebabnya, ternyata karena ajaibnya Food Plating ini. Sesuai dengan namanya Attractive food plating, 

Mulanya saat tema tantangan ini diluncurkan, saya sempat mikir-mikir mau food plating yang kayak apa ya. Tapi setelah difikir-fikir lagi kenapa nggk dicoba aja belajar food plating ini, mumpung bareng-bareng belajarnya. Lebih seru. Maka saya putuskan mencoba belajar otodidak dengan tentulah ngintip-ngintip akun-akun profesional, browsing yutub, nyimak presentasi food plating di yutub dll berkaitan dg food plating.

Dari proses ini, saya jadi belajar banyak bagaimana menyiapkan food plating ini. Dan mencoba mengamati apa efeknya terhadap minat dan nafsu makan keluarga, ehehe.

Nah, tapi kali ini saya baru bisa memulai proses latihan praktiknya hari Senin, sebab memang belum punya piring khusus untuk tema ini. Ahaha, jadi saya tunda dulu dengan memanfaatkan membaca dan menyimak bagaimana melakukan food plating bagi pemula di yutub. 

Hmm mesti piring khusus gitu? Huehe, gak mesti piring khusus sih. Tapi karena kebetulan memang sedang cari perabot jadi sekalian deh. Nah, hari Minggu suami menemani saya membeli piring yang saya butuhkan untuk mengeksekusi proses belajar ini, xixixi. Semangat banget yak. Oke, Mak yuk jelajah sharing pengalaman selama beberapa hari ini, hasil belajar otodidak attractive food plating ala saya. 

Thursday, September 10, 2020

Komunikasi Produktif Hari Ke-8; Anne yang Bermulut Lebar

Anne yang Bermulut Lebar

Zona 1; Komunikasi Produktif 8


sumber ilustrasi; https://line.17qq.com/article/gddbeojz_p4.html

Pukul 10.30 WIB

BRAAAK! 

Astaghfirullah...anne membatin dalam hati.

Belum lagi anne bicara, Mbak Nana sudah menangis dan berlari ke kamar. Anne masih menyelesaikan makan siang. Setelah sepagian memasak, membereskan dapur dan rumah. Selang beberapa menit kemudian Mbak Nana keluar kamar, duduk menyempil di sisi anne. Anne sedang duduk di teras belakang menemani adek menyimak murottal.

"Mbak Nana mau bicara sama anne?" tanya anne menyelidik matanya.

"Mbak Nana tadi mau turun dari meja, trus ada adiknya juga disana," terdengar suaranya menjelaskan tanpa diminta.

Anne pandangi mata Mbak Nana, memegang kedua tangannya dan meletakkan di dada anne. Lalu mengajaknya berbicara dari hati ke hati. Anne betul-betul memohon dengan mata yang  dan suara yang menunjukkan kesungguhan.

"Shalihah, anne kan sudah ingatkan kalo meja itu fungsinya sebagai tempat makanan dan belajar, kalau dipakai loncat akibatnya apa Nak?" tanya anne pada Mbak Nana.

"Patah," jawab Mbak Nana.

"Ini kan meja ayah, kira-kira ayah sedih atau senang kalau mejanya patah?" tanya anne lagi.

Mbak Nana masih tidak bergeming. Anne kembali menatap matanya, dengan tatapan penuh permohonan.

Wednesday, September 9, 2020

Komunikasi Produktif Hari Ke-7; Mbak Nana Sudah Berani

Mbak Nana Sudah Berani

Zona 1; Komunikasi Produktif 7


https://www.welcomemobility.co.uk

Hening suara muadzin subuh saling bersahutan. Kegundahan di tengah pandemi seolah sirna dengan suara adzan yang menyibak malam-malam panjang. Pagi ini dimulai dengan bangunnya anak-anak pada pukul 05:00 pagi, teng! 

Ayah juga sudah bangun dan berangkat ke masjid sejak beberapa menit yang lalu. Sementara tanpa aba-aba adik terbangun dan dengan segera suaranya memenuhi seluruh isi rumah. Tangisnya memecah hening di pagi subuh. Anne panggku tubuhnya yang agak gemuk sembari menyusui. Mengajaknya menyelesaikan beberapa lembar halaman tilawah. Berharap pula agar adek tidur kembali. Agar anne dapat menyelesaikan barang satu dua pekerjaan rumah. 

Mbak Nana masih tidur lelap di kamarnya, tak ada tanda-tanda suaranya terbangun.

Tak lama kemudian adik tertidur kembali dengan wajah yang empuk. Anne kembali membaringkannya di kamar tidur. Lalu bergegas, melanjutkan beberapa pekerjaan rumah, hingga matahari pun menggeliat, memendarkan sinar pagi keemasan.

Sobahul Khair dunia...

Tuesday, September 8, 2020

Komunikasi Produktif Hari Ke-6; Bernama Anne & Ayah

Bernama Anne & Ayah 

Zona 1; Komunikasi Produktif 6

http://repinned.net/pin/quotes/iyanla-vanzant.html

Alhamdulillah, memasuki hari ke-6. Ada semacam kelegaan dengan menuliskan apa-apa yang dilewati setiap harinya. Ya, menulis memang obat yang sangat mujarab dalam proses membantu meringankan stress. Khususnya setelah penat seharian dengan rutinitas yang padat, maka menulis menjadi semacam oase untuk meluruhkan toksin-toksin dalam tubuh dan fikiran, haha.

Beberapa pekan yang lalu, sempat mengikuti web-binar self healing dengan menulis yang diadakan oleh Tim Rumbel Menulis KIP Depok; bahwa menulis memang memberikan pengaruh yang positif bagi kesehatan mental seseorang. Terlebih lagi sebagai seorang Ibu, dengan menulis ia bisa menyimpan banyak keajaiban yang disajikan bahkan hampir tiap detik peristiwa dalam membersamai tumbuh kembang buah hatinya.

Ini adalah hari ke-6 di kelas Bunda Sayang Selasar Institut Ibu Profesional. Sejak saya memutuskan untuk mengikuti kelas ini, dengan protokol permohonan izin kepada suami yang tidak semulus biasanya - sebab anne mmiliki tanggungan setoran hafalan juga setiap pekannya di lembaga tahfidz- maka bismillah berusaha komitmen dengan memohon segenap pertolongan dari Allah, semoga Allah mampukan beristiqomah dalam proses belajar mempraktikan ilmu dari apa yang sudah saya tempuh dan geluti selama ini dalam bidang pelayanan pendidikan dan psikologi anak.

Maka, berusaha menikmati sebagai bagian dari self healing juga sih, ehehe. Sebab inilah saatnya "me time" yang berpaedah bagi saya, ketimbang me time dengan online scroll instagram yang gak aada habisnya. Hahaha...Wokelah, berikut merupakan beberapa catatan temuan hari ini.

Monday, September 7, 2020

Komunikasi Produktif Hari Ke-5; Mbak Nana Gembira Sekali Hari Ini

Mbak Nana Gembira Sekali Hari Ini

 Zona 1; Komunikasi Produktif 5

Sumber foto: https://www.youtube.com/watch?v=OTf57nkxDKk

Alhamdulillah, hari ini telah memasuki hari ke-5. Tidak terasa hampir genap satu pekan. Menjalani malam-malam dengan membuat laporan. Mulai menikmati rutinitas mengetik ini. Menuliskan temuan-temuan yang menyenangkan di sepanjang siang.

Alhamdulillah, anak-anak sudah tidur dari usai magrib. Alla kulli hal, akhirnya anne pun punya kesempatan mengetik lebih lapang. Alhamdulillah.

Tentang temuan hari ini, adalah temua yang temanya sudah anne rencanakan sejak kmaren malam. Sehingga anne bisa berfokus terhadap target yang ingin dicapai. 

Kali ini adalah mengganti kalimat interogasi dengan kalimat observasi. Hal ini cukup membuat anak-anak fokus dan betah menyimak kisah anne hingga tuntas. Yuk, simak beberapa temuan anne hari ini: 

Sunday, September 6, 2020

Komunikasi Produktif Hari ke-4; Semangat...Semangat....insya Allah Bisa!

 Semangat...Semangat....insya Allah Bisa!

Zona 1; Komunikasi Produktif 4

http://www.sundayobserver.lk/2017/12/17/junior/my-beautiful-home-garden

Hari sudah pagi, matahari beranjak geliat bangkit dari malamnya yang hening. Menyambut bening air embun dan kicau pipit yang ramai berkicau di dahan-dahan pokok pohon mangga. buah pohon mangga besar yang tumbuh tinggi di halaman rumah. Kilau sinar matahari menyusup dahan-dahan dan dedaunan pohon mangga, perlahan masuk mengetuk kaca jendela rumah.

"Hayoo pohon," suara adik dari balik jendela. Membuntuti anne dengan rutinitas membuka jendela rumah setiap pagi tiba.

"Assalamualaikum dunia. Lihatlah, matahari bersinar indah hari ini. Halo pohon, halo matahari, terimakasih ya sudah bersinar hangat pagi ini. Terimakasih ya Allah," kata anne mengajak bicara pada matahari.

Sementara adik matanya semerbak riang mengitari kilau cahaya yang memantul di pohon dan dedaunan hijau belimbing wuluh dan pohon mangga.

Saturday, September 5, 2020

Komunikasi Produktif Hari ke-3; Mbak Nana, insya Allah Bisa

Mbak Nana, insya Allah Bisa 

Zona 1; Komunikasi Produktif


Practice Makes Perfect

Kunci dari semua teori adalah latihan, latihan dan latihan. Setidaknya inilah yang saat ini sedang saya dan kami lakukan dalam proses menempuh/menaklukan tantangan dalam zona 1 ini. Tujuan utamanya tidak lain dan tidak bukan adalah untuk melatih sehingga akan membangun sebuah kebiasaan.

Sama halnya dengan ibadah harian. Mulai dari shalat, tilawah, shaum sunnah, atau Qiyamul Lail, untuk menjadi sebuah kebutuhan tentu tidaklah terjaid secara ujug-ujug. Semua membutuhkan proses dan latihan yang tidak sebentar. Jam terbang akan menentukan kualitas dan ketrampilan kita dalam melakukan sesuatu. 

Semakin sering kita berlatih, maka akan semakin mudah dan semakin trampil pula kita dalam bidang tersebut. Demikian halnya dengan tema Komunikasi Produktif ini. Membutuhkan latihan dan evaluasi secara terus menerus agar kita bisa mengetahui perkembangan serta mengevaluasi kekurangan untuk kemudian melakukan perbaikan pada hal tersebut.

Ini adalah hari ke-3 tantangan 15 hari di Zona pertama. Memaskui hari ke-3 ini saya merasa mulai bisa beradaptasi dengan ritme laporan dan tugas-tugas lainnya. Khususnya tugas menambah hafalan dan murajaah harian, ibadah harian, dan tugas-tugas PR di komunitas. Selain dari pada target-target menulis pribadi. Alhamdulillah, dengan bergabung di komunitas ini menjaga ritme saya untuk terus produktif menulis, khususnya di kelas Bunda Sayang ini, insya Allah selama 12 bulan ke depan, akan mengarungi samudera tulisan jurnal catatan harian anak-anak. 

Ya, teruslah berlatih, menyelami lautan, menerjang gelombang. Insya Allah kita akan mendapati diri keluar dari tantangan dalam keadaan yang penuh kesungguhan.

Friday, September 4, 2020

Komunikasi Produktif Hari Ke-2; Sepotong Cerita di Pagi Hari

Sepotong Cerita di Pagi Hari

Zona 1; Komunikasi Produktif

Selamat datang di kelas Bunda Sayang annenajma, Bundanya Mbak Nana. Ini adalah sebuah sekolah kehidupan, yang kelas-kelasnya adalah kelas dan dinding yang dibangun di atas cita-cita mengokohkan peran kaum ibu. 

Selamat, telah melewati kelas #matrikulasibatch8 bersama ribuan kaum ibu lainnya. Kaum ibu yang sama-sama tengah berjuang dalam proses belajar menjadi Ibu kebanggan keluarga. Teruslah belajar dari mana saja, kapan saja, dimana saja. Kran-kran ilmu terbuka dan terbentang luas, melebihi birunya lagit dan luasnya lautan. Teruslah mengokohkan ikat pinggangmu, sebab menjadi ibu adalah peran sepanjang hayat dikandung badan. Teguhkanlah hatimu untuk mendidik anak-anakmu, menjadi generasi yang dinantikan Islam.

***

Kemaren sebenarnya ada banyak temuan yang ingin anne share di kelasin. Hanya saja ternyata hanya bisa 1 link yang dikirimkan. Alhasil beberapa video pun akhirnya tidak bisa dikirimkan linknya di kelasin. Niat awal beberapa potongan video temuan yang ingin dishare. 

Jadi hari ke-2 ini saya putuskan untuk menuliskannya di blog, ada pun video yutub sebagai data pendukung temuan. Siapa tahu, suatu saat data-data ini akan saya butuhkan. *Mana tahu suatu saat sekolah lagi, hihihi. Aamiin ya Allah...

Tema yang diberikan dalam zona 1 ini adalah bagaimana membangun komunikasi produktif; baik terhadap diri sendiri, pasangan mau pun anak-anak. Sebuah topik awal yang digunakan sebagai landasan berpijak untuk membangun keluarga yang harmoni. Keluarga yang saling memahami, saling mengerti dan saling menyayangi. 

Dan semua itu bersumber dari pola komunikasi. 

Thursday, September 3, 2020

Challenge of the Week #11 Does Your Food Spark Joy?

Does Your Food Spark Joy?


Assalamualaykumwrwb.

Huwaaah, masya Allah kita sampai di COTW pekan ke #11 Maak, tabarakallah. Alhamdulillah, bersyukur sekali rasanya Allah masih beri kesempatan dan kemampuan untuk mengikuti COTW ini, apa yang dirasakan hingga pada pekan ini? 

Kegembiraan! 

Iya, alhamdulillah saya merasa gembira dan bersyukur sebab meski motivasi mulanya adalah sebagai pemantik untuk aktif blogging kembali. Namun dari pekan ke pekan setiap kali menulis COTW ini, seperti merasakan bahwa ketrampilan menulis juga terasah, bertambah pula ilmu-ilmu baru yang kadang mesti saya gali dahulu. 

Khususnya, seperti sub tema kali ini adalah tentang Food Photography dimana dalam hal ini, saya tidak memiliki basic ilmu khusus, kecuali hanya modal feeling "kayaknya buagus ini, cekrek" hehehe. Okelah, sebagai salah satu bagian dari proses belajar, maka saya coba juga akhirnya motret-motret masakan hampir tiap hari, wkwk.

Tapi, sebenarnya saya tak begitu menikmati tema food fotografi inilah...haha, bukan tak suka fotografi. Cumaa...karena biasanya kan saya enjoy melibatkan anak-anak dalam kegiatan tema-tema sebelumnya, nah kali ini karena temanya belajar moto makanan supaya kelihatan bagus dan spark gitu kan yaa,so idealnya bisa moto tanpa aral rintangan xixixi.

Friday, August 28, 2020

Challenge of the Week #10 Membangun Ketahanan Pangan dari Rumah

 Membangun Ketahanan Pangan dari Rumah; 

Tips Ketahanan Pangan #Ala ABQA Family

Challenge of the Week #10 Kampung Ibu Profesional Depok

Assalamualaikum. Mak sayang semuanya, alhamdulillah pekan ini akhirnya kita telah sampai pula di pekan ke 10 Maak. Ya Allah...perjalanan yang lumayan panjang dan cukup menggunjang  konsistensi buat menuliskannya di blog, hahaha.

Tapi, pelan-pelan saya nyalakan leptop. Saya bisikin pelan-pelan melakukan upaya mengusir rasa malas dan rasa kantuk yang menghadang "menulislah...menulis...dan menulis..." biar masih buntu idenya pokoknya terus aja nulis, wkwk. Dan pada akhirnya, izinkan saya berbagi secuil ilmu dan secuil ide yang barangkali ada manfaat yang bisa diambil ya Mak. Khususnya dengan tema Ketahanan Pangan COTW KIP Depok.

Sejujurnya saya sangat mengapresiasi teman-teman pengurus yang telah bersusah payah menelurkan ide ketahanan pangan ini. Mendorong para anggotanya untuk turun tangan dan memakmurkan lahan yang ada dengan cara bercocok tanam. 

Friday, August 21, 2020

Aku Akan Bersabar Menunggu

Aku Akan Bersabar Menunggu#3

Catatan #JurnalSyukur3 #EviMarlina 


"Apa nggak sebaiknya kalau kita cari hari lain Ayah?" tanya saya pada suami, saat suami menawarkan untuk ke pasar siang kemaren.

"Tapi ayah sudah terlanjur bilang ke Mbak Nana, ke pasar siang ini," jawab Ayah dengan suara penuh rasa bersalah.

"Iya, tapi apa nggk sebaiknya kalau hari ini kita full istirahat dulu di rumah. Kita ke pasar pas weekend aja gimana?" Jawab Anne masih kekeuh. Sebab saya tahu betul, suami dan anak-anak sebenarnya masih kecapean. Insting isteri dan Ibu insha Allah nggk salah, huehehe.

"Anne aja yang jelaskan ke Mbak Nana ya," kata suami lagi. 

Hmm...Anne mafhum, dimana-mana sepertinya memang tiada seorang Ayah pun di dunia ini yang tega mengecewakan perasaan anaknya. Apalagi anak perempuan.

"Oke..." jawab Anne menyanggupi.

Thursday, August 20, 2020

Challenge of the Week #9 Tips Belanja Bahan Makanan Online

 Tips Belanja Bahan Makanan Online

Challange of the Week #9 Kampung Ibu profesional Depok

Assalamualaikum 

Mak kesayangan yang super kreatif. Taraaa, balik lagi kita di program pekanannya KIP Depok nich. Yupie, apalagi kalau bukan COTW (Challenge of the Week), ahaha. 

Masha Allah, nggk terasa ya Mak kita sudah sampai di COTW pekan ke-9. Masih jauuuh euuy, COTW-nya masih ada sampai COTW #15. Huwaah, warbiyasaaah. Allahu Akbar, ahahaha. Sueemmangat banget nih ngikuti challengenya KIP Depok. 

Beneran ikutan COTW ini jadi semacam modal warming up yang mahal banget bagi saya secara pribadi. Melatih konsistensi persiapan memasuki kelas Bunda Sayang. 

Ya, meski dengan segala keterbatasan yang ada, alhamdulillah bersyukur sekali sebab bisa ikut serta meramaikan programmnya KIP Depok. Alhamdulillah...semua ini atas izin dan karunia Allah. 

Nah tema kali ini adalah tips berbelanja bahan makanan secara online. Di era digital yang serba android sudah mesti kita juga yang bukan generasi jaman now pun tak bisa mengelak dari dunia digital ya Mak. 

Tuntutan zaman membuat kita mau tak mau harus juga ngencengin ikat pinggang. Lari kenceng beradaptasi mengikuti ritme perubahan dan perkembangan teknologi yang super cepat bak kilat. Salah satunya adalah berbelanja bahan dapur secara online. Dulu? Barangkali nggk kebayang ya Mak, bahkan cara berbelanja pun akan secanggih hari ini. 

Apalagi masa pandemi COVID-19. Tentulah semakin terasa manfaatnya berbelanja secara online ini. 

Menu Terlezat di Dunia #2

Menu Terlezat di Dunia #2

Catatan #JurnalSyukur2 #EviMarlina

Roti & Sup Yogurt haberturk.com
Roti Gandum & Sup Yogurt 
Sumber foto: haberturk.com

Kami duduk bertiga di karpet menikmati makan malam; saya, Mbak Nana dan Adik. Sajian menu nasi putih, sayur bayam dan ceplok telor yang di siram kecap. 

Adik memegang mangkuk makan malamnya sendiri. Menjumputi nasi, sayur bayam dan irisan telor ceplok dengan jemari tangannya yang gembil. 

Mbak Nana pun demikian, di wadah piringnya ia menyendoki nasi yang sudah di aduk dengan kecap. Telur dibiarkan dalam keadaan utuh, tanpa di suwir-suwir atau di potong kecil-kecil. Juga menolak bening sayur bayam. 

Masing-masing memiliki selera dan cara makan yang berbeda. Namun, dapat melihat keduanya menikmati makan malam dengan lahap, hati saya pun gerimis.

Saya? Tidak kalah lahap. Saya duduk diantara mereka berdua. Menikmati nasi putih, bening bayam, telor dadar yang sudah dibumbui dengan sambel ulek, dan sedikit orek tempe sisa siang. 

Ya Allah, alangkah lahapnya saya menghabiskan menu yang sederhana ini. 

Ditambah lagi menyaksikan duo bocil yang menikmati makannya dengan lahap pula. Hati saya bertambah pula bersuka cita.

Ya Allah, alangkah bersyukurnya hati saya dapat makan dengan perasaan yang penuh suka cita. 

Wednesday, August 19, 2020

Merdekalah dengan Jiwa yang Bersyukur #1

Perbaharui Niat dan Langkahmu!
Catatan #JurnalSyukur1 #EviMarlina



Segala puji hanya bagi Mu ya Allah, yang Maha mengatur segala urusan setiap makhluk. Atas karunia-Mu jiwa dan fisik ini dapat pula bangun menyimak pagi serta menyongsong hari dengan harapan yang baik.

Hari masih gelap, hening dari riuh suara mesin mobil atau motor yang melintas. Hanya cicit kicau pipit terdengar rimbun dari balik jendela dapur. Sayup perlahan disusul suara adzan dari pengeras suara masjid dan mushola-mushola kecil milik warga perkampungan. Masjid dan mushola-mushola ini letakknya tak jauh dari sisi komplek perumahan. 

Seruan muadzin yang menandakan bahwa waktu subuh menjelang. 

Suami telah pamit pula berangkat ke masjid sejak beberapa menit yang lalu. Anak-anak masih mashuk lelap dalam tubuh kecilnya yang "barangkali" teramat letih. Tinggallah saya duduk mengamati sajadah dalam fajar yang diam-diam menghujani diri dengan puluhan tanya.

"Maka pagi yang manakah yang tak harus jiwa ini syukuri?"

Suara muadzin yang panjang itu pun usai dengan tanpa menyisakan lenguh nafas beban. Seolah terasa begitu lapang jiwa sang muadzin bak Bilal Bin Rabah yang merdeka. Merdeka dan terbebas dari segala belenggu kecemasan dan rasa takut menyongsong hari-hari panjangnya yang penuh ancaman. 

"Lalu apa yang harus engkau cemaskan di tengah rumah dan keluarga yang aman ini, wahai jiwa?"

Friday, August 14, 2020

Challenge of the Week #8 Tips Memilih Bahan Makanan

 Challenge of the Week #8 Tips Memilih Bahan Makanan Segar

Assalamualaykum, Mak semua. Bagaimana kabarnya Mak, alhamdulillah setelah dua minggu COTW OFF, akhirnya kesempatan kali ini kita bisa hadir lagi ya Mak. Pas banget dengan momen menyambut hari kemerdekaan Indonesia. 

Nah, kali ini temanya adalah tips memilih bahan makanan segar. Sebenarnya tidak memiliki ilmu khusus tentang memilih makanan segar. 

Namun, berdasarkan pada pengalaman menjalankan peran domestik, mau pun pengalam masa kecil ditambah dengan bacan-bacaan yang ada sebagai pengokoh, maka berikut saya coba tuang dalam catatan kecil di momen #COTW8 kali ini.

Ada pun bahan-bahan makanan yang saya tuliskan pada kesempatan kali ini adalah bahan-bahan makanan yang biasa saya konsumsi sehari-hari di rumah. Semoga bermanfaat ya Mak. 

Saturday, August 1, 2020

KHUTBAH IDUL ADHA 1441 H/ 2020 M KEKOKOHAN KELUARGA: BELAJAR DARI KELUARGA NABI IBRAHIM AS

KHUTBAH IDUL ADHA 1441 H/ 2020 M
KEKOKOHAN KELUARGA: BELAJAR DARI KELUARGA NABI IBRAHIM AS

Oleh: H.  FARIS JIHADY, LC, MA

Penasehat Bidang Syariah DKM Al-Kautsar/ 
Pembina Lembaga Tahfidz Qur’an Muyassarah
Dosen Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam & Arab Jakarta

Sumber foto : https://suryakepri.com

KHUTBAH PERTAMA

اللهُ أَكبَرُ اللهُ أَكبَرُ ، لا إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكبَرُ ، اللهُ أَكبَرُ وَللهِ الحَمدُ . اللهُ أَكبَرُ كَبِيرًا ، وَالحَمدُ للهِ كَثِيرًا ، وَسُبحَانَ اللهِ بُكرَةً وَأَصِيلاً . الحَمدُ للهِ الَّذِي لَهُ مَا في السَّمَاوَاتِ وَمَا في الأَرضِ وَلَهُ الحَمدُ في الآخِرَةِ وَهُوَ الحَكِيمُ الخَبِيرُ ، أَشهَدُ أَنْ لا إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحدَهُ لا شَرِيكَ لَهُ ، وَأَشهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبدُ اللهِ وَرَسُولُهُ ، صَلَّى اللهُ عَلَيهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحبِهِ وَالتَّابِعِينَ لَهُم بِإِحسَانٍ " يَا أَيُّهَا النَّاسُ اعبُدُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُم وَالَّذِينَ مِن قَبلِكُم لَعَلَّكُم تَتَّقُونَ " اللهُ أَكبَرُ اللهُ أَكبَرُ ، لا إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكبَرُ ، اللهُ أَكبَرُ وَللهِ الحَمدُ

Alhamdulillahirabbil ‘alamin, di penghujung Tahun Hijriyah ini, Allah swt telah menyampaikan kita di musim ketaatan yang begitu indah dan istimewa, di tanggal 10 dzulhijjah yang identic sebagai hari terbaik, Rasulullah saw bersabda" أعظم الأيام عند الله يوم النحر Hari yang paling agung di sisi Allah adalah hari penyembelihan. 

Betapa beruntungnya kita yang pada pagi hari ini membasahi lidah kita dengan takbir, tahlil, tasbih dan tahmid, beriringan dengan ribuan orang di tanah suci sana yang bergerak meninggalkan Arafah, menuju Muzdalifah, dan akhirnya menuju Mina, untuk menutup rangkaian puncak haji dengan pelemparan Jumrah.

Sungguh pemandangan yang sangat agung, pemandangan yang membuat mata menitikkan air mata, mengkhusyukkan jiwa.Ribuan manusia bergerak dalam arah yang sama, tujuan yang sama, dan kiblat yang sama, dalam rangka memanifestasikan penghambaan dan pengesaan Allah semata-mata tanpa menyekutukanNya dengan sesuatu apapun.

Hari ini, 10 Dzul Hijjah, Allah Ta'ala telah menetapkan bagi kita Hari Raya Besar yaitu Idul Adha, Idul Adha adalah hanya salah satu dari rangkaian hari-hari yang suci lagi mulia ini, Allah telah mensyariatkan berbagai ibadah yang menyatu dalam rangkaian hari-hari yang mulia dan suci ini.

Thursday, July 30, 2020

Challenge of the Week #7 Memasak Bersama Keluarga

Memasak Bersama Keluarga; Najma`s Family

Assalamualaykum Mak keren Depok. Alhamdulillah, kali ini kita memasuki pekan ke #7 COTW-Kampung Ibu Profesional Depok. 

Alhamdulillah, semenjak bergabung di KIP semakin bertambah keluarga yang berdomisili di kota yang sama. Khususnya dengan bergabung di Kampung Komunitas. 

Dan yang paling menyenangkan adalah membernya adalah kaum perempuan dan Ibu dengan semangat belajar yang sehaluan. Alhamdulillah, semoga semakin mengokohkan semangat langkah semangat kaki-kaki dan punggung kaum Ibu. 

Dan yang pasti, semakin bergembira menjalani fitrah perannya sebagai basis madrasah generasinya. Insha Allah.

Oke, pada pekan kali ini temanya semakin seru aja nih Mak. Tema yang ditujukan untuk membangun bonding yang kuat di dalam keluarga. Sehingga dengan bonding yang kuat tersebut, diharapkan akan mampu membangun sebuah tim keluarga yang sehat dan kuat pula, insha Allah. Ok, yuk ikuti keseruan acara memasak selama 1 pekan bersama keluarga.

Peledak Absensi Kelas yang Misterius #2

Peledak Absensi Kelas yang Misterius #2 

Oleh: Evi Marlina

Tema : Berqurban, Usia : 7-13 tahun

Foto ilustrasi, sumber https://www.jpnn.com/

Hanifa menyerahkan buku yang disampulnya dengan plastik sisa bungkus sabun kompas. Dengan gembira ia serahkan kepada Bapak Zein. Bapak Zein membaca tugasnya dengan seksama. “Bagus tulisan kamu Hanifa,” puji suara Bapak Zein. Lalu meminta Hanifa membacakannya di kelas.

Ya mata pelajaran bahasa Indonesia. Bapak Zein memberikan tugas untuk menulis/mengarang cerita. Hanifa membacakan karangannya di depan kelas. 

Saat menerima tugas itu, dengan segera ia tuliskan apa-apa yang ada didalam kepalanya tentang manfaat membaca saat menjaga warung emaknya. Ia juga menggambar satu ilustrasi yang ia letakkan pada bagian tengah tulisan, seorang gadis yang tengah membaca buku. 

Friday, July 24, 2020

Challenge of the Week #6 Pelepas Dahaga

Challange of the Week #6 Pelepas Dahaga
Jurnal Minuman Sehat untuk Keluarga for One Week Challange

Ahamdulillah, perjalanan kita telah sampai di COTW pekan ke-6. Alhamdulillah, semakin hari terasa pula semakin menikmati setiap prosesnya. Perlahan tak hanya sekedar memenuhi challange namun juga memberikan efek yang positif, membentuk pola hidup (makan dan kebiasaan) yang insha Allah semakin bertambah baik. 

Yang menggembirakan tak hanya itu, khususnya bagi saya secara pribadi adalah dapat pula kesempatan bonus menulis setiap pekannya, haha. 

Ya, menulis adalah terapi yang murah meriah untuk merileksasi diri dari padatnya aktivitas sejak pagi hingga petang. Setelah berjibaku dengan waktu, anak-anak, rumah, tugas-tugas, bisnis, diskusi dll. Tak hanya itu, menulis dan membaca merupakan cara saya untuk memberikan ruang pada "me time" after "we time." :D